Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Kapolda Berharap Masyarakat Dukung Pj Kepala Daerah yang Ditunjuk Mendagri

×

Kapolda Berharap Masyarakat Dukung Pj Kepala Daerah yang Ditunjuk Mendagri

Sebarkan artikel ini
Kapolda Papua, Irjen DTM Silitonga sedang diskusi bersama Pj Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw di Manokwari, Kamis (18/17/2022).
Example 468x60

TEROPONGNEWS.COM, MANOKWARI – Jelang berakhirnya masa jabatan 3 kepala daerah masing-masing Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Maybrat tepantnya tanggal 22 Agustus 2022, situasi kamtibmas Provinsi Papua Barat masih aman terkendali.


Tidak terlihat ada potensi konflik antar kelompok yang mengakibatkan proses pelantikan 3 Penjabat (Pj) Kepala Daerah ditunda atau dilakukan pelantikan di luar ibukota Provinsi Papua Barat.

Example 300x600


Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga,S.H.,M.A saat dikonfirmasi media ini, Kamis (18/8/2022) menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada hal-hal menonjol yang menggangu kamtibmas di Papua Barat secara keseluruhan, lebih Kabupaten Maybrat, Sorong dan Kota Sorong.

“Situasi wilayah hukum Polda Papua Barat masih aman terkendali, perhatian saya sedikit ke Maybrat,” tulis Kapolda Irjen DTM Silitongan melalui pesan singkat whatshappnya, Kamis (18/8/2022) malam.


Terkait dengan riak-riak kecil yang menolak salah satu calon Pj Walikota merupakan aksi kecil-kecilan untuk menyampaikan aspirasi mereka, namun tidak mengganggu kamtibmas di Ibukota Provinsi Papua Barat.


Ditambahkan Kapolda bahwa sejumlah personil siap ditempatkan di setiap titik yang dianggap rawan baik Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Maybrat maupun ibukota Provinsi Papua Barat pada saat proses pelantikan nanti.

Irjen DTM Silitonga berharap, seluruh elemen masyarakat dapat mendukung proses pelantikan Pj Kepala Daerah yang ditunjuk Mendagri, sehingga situasi aman dan kondusif.


Sebelumnya Pj Gubernur Papua Barat Drs Paulus Waterpauw,M.Si telah memberikan warning kepada masyarakat terutama tiga daerah, Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Maybrat untuk tidak melakukan gerakan tambahan menolak keputusan Mendagri.


“Jangan ada riak-riak yang terlalu berlebihan yang kemudian pada akhirnya membuat staknan pembangunan di tiga daerah ini, perlu saya tegaskan ini supaya jangan ada kekosongan jabatan kepala daerah,” jelas Waterpauw saat menjawab pertanyaan wartawan dengan tegas.


Apapun yang diputuskan Kementrian Dalam Negeri, Mantan Kapolda Papua Barat ini berharap seluruh masyarakat dan tokoh-tokoh mendukungnya demi kepentingan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *