Ratusan tenaga medis RSUD Merauke, Papua mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Merauke, Senin (2/11/2020). Foto-Getty/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Ratusan tenaga kesehatan RSUD Merauke, Papua mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Merauke, Senin (2/11/2020).

Pasalnya, semenjak mereka menangani pasien Covid-19 sejak Bulan Maret hingga kini belum mendapatkan insentif Covid sebagaimana yang dijanjikan pemerintah.

“Selama ini kami sudah bekerja sejak akhir Maret sampai saat ini kami belum terima hak kami,” ujar Perwakilan Medis, Susana.

Meski belum ada kejelasan mengenai insentif tersebut, tenaga medis tetap melaksanakan tugas melayani pasien. Tetap menunjukkan loyalitas kepada pimpinan karena telah bersumpah.

Mereka juga mempertanyakan nominal antara medis dan nonmedis, jangan sampai ada pemotongan, sebab sama-sama menanggung resiko terpapar Covid.

Aksi spontan ini menurut Susana sebagai langkah terakhir untuk meminta pertanggungjawaban dari pemerintah untuk mendapatkan penjelasan yang akurat.

Pihaknya akui belum ada SK sebagai dasar hukum untuk pembayaran. Ini tanggubgjawab pemerintah sehingga semua proses dan mekanisme harus diselesaikan. “Kami tidak mau nanti mengembalikan uang,” ujar Susan.

Menanggapi keluhan itu, Wakil Ketua DPRD Merauke, Hja Almaratu Solikah menjelaskan bahwa insentif Covid bagi para medis sudah pernah disetujui namun karena nominalnya yang fantastik sehingga masih dirasionalisasikan.

“Sementara menurut Pak Sekda lagi diproses dan tinggal menunggu pencairannya,” ujar Ibu Al.

Kesempatan itu, Anggota Komisi A, Moses Kaibu mendesak perlu ada pertemuan lanjutan dengan Pemkab Merauke untuk mendapatkan jawaban pasti.

“Terimakasih dengan sangat hormat bagi tenaga medis yang sudah menjalankan tugas dan pelayanan dengan baik Insyaallah minggu ini akan diselesaikan,” tutup Waket.

Berita lain untuk anda