Wakil Ketua DPR Papua Barat, Jongky Fonataba, S.E.,M.M.

TEROPONGNEWS.COM, MANOKWARI– Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat (DPR-PB) mengapresiasi langkah pemerintah pusat hingga daerah menggaungkan “Ayo Pakai Masker” untuk mengendalikan protokol kesehatan.

Wakil ketua DPR Papua Barat Jongky Fotaba,S.E.,M.M kepada media ini, Kamis (5/11/2020) mengatakan, semua pihak harus menyambut baik himbauan Presiden RI, Joko Widodo yang digaungkan oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan untuk gerakan “Ayo Pakai Masker”.

“Mantap sekali gerakan pakai masker, sangat positif ajakan gubernur dan harus disambut semua kepala Daerah di Papua Barat” tulis Jongky Fonataba melalui keterangan tertulisnya yang diterima media ini, Kamis siang.

Sekertaris DPD Partai Demokrat Provinsi Papua Barat itu menegaskan semangat Ini bukan hanya sebuah slogan belaka atau sekedar reklame di jalan-jalan umum dan di media massa tapi dirinya sangat prihatin dengan angka pasien COVID-19 di Papua Barat.

“Saya katakan ada 3 Daerah yang masih tinggi angka pasien terpapar COVID-19 yaitu, Kota Sorong, kasus positif sebanyak 2.011 sudah sembuh 1.732 orang meninggal dunia 29 dan masih dalam perawatan medis 250 orang, kemudian Kabupaten Manokwari, kasus positif sebanyak 918 sudah sembuh 676 orang meninggal dunia 18 dan masih dalam perawatan medis 224 orang dan Kabupaten Sorong, kasus positif sebanyak 264 sudah sembuh 239 orang meninggal dunia 5 dan masih dalam perawatan medis 20 orang” tegasnya.

Maka himbauan pakai masker sangatlah tepat untuk mencegah penyebaran virus corona disease 2019, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari keruman ketika berinteraksi dengan orang lain atau tempat-tempat umum.

Menurut mantan jurnalis ini ada solusi yang tepat jika mau menurunkan dan menghilangkan jumlah penderita COVID-19 pada 3 Daerah di Papua Barat maka lakukan cara-cara ini, pertama, libatkan TNI/Polri dan Satgas Covid di pos-pos akses masuk antar Kota Sorong dan Kabupaten Sorong yang mewajibkan gunakan masker dan tunjukkan surat rapidb tes.

Kedua, bentuk segera tim Satgas Covid di masing-masing Distrik, Kelurahan hingga Desa dan Kampung yang diketuai oleh Kepala Distrik, Kepala Kelurahan dan Kepala Desa atau Kepala Kampung untuk membantu mensosialisasikan wajib masker dan lakukan pemeriksaan bagi warganya

Ketiga, bagikan masker gratis ke tiap rumah dengan mengedukasi penting pakai masker dan masker bekas harus dibuang.

“Hal ini jika dilakukan dengan sungguh-sungguh maka saya yakin kita akan terbebas dari virus berjangkit ini, karena Daerah kita tidak seperti daerah lain di luar Papua yang lalu lintas manusia sudah sangat lancar karena akses satu Daerah dengan daerah lain sudah sangat terbuka seperti jakarta ke bandung atau ke Bogor, kemudian ke jawa tengah dan jawa Timur sudah sangat terbuka, karena itu tentu diharapkan peran aktif semua elemen masyakat.” Ujarnya.

Berita lain untuk anda