Ternate, TN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate mengandeng tim ahli untuk menghitung kerugian Negara dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ternate tahap II tahun 2014 senilai Rp 309.920.551.

Untuk menghitung kerugian Negara, tim penyidik Kejari Ternate bersama tim ahli Politeknik Negeri Manado, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Maluku Utara telah turun ke lokasi.

Tim gabungan ini juga akan melakukan pembobotan ulang dengan menggunakan metode core drill, dalam rangka membobotkan konstruksi bangunan kantor Kemenag agar dijadikan sebagai sampel untuk menghitung kerugian Negara.

“Untuk melakukan pembobotan kontruksi bangunan. Sebelumnya kami sudah menggunakan metode Hammer test, namun pembobotan yang kedua ini dilakukan berdasarkan permintaan dari BPKP agar mengunakan lagi metode core drill,” kata Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Ternate, Andri E Pontoh kepada wartawan, di Ternate, Senin (9/3).

Menurutnya, sampel yang telah oleh tim gabungan ini, selanjutnya akan diuji di laboratorium Manado. Hasilnya, akan diserahkan kepada BPKP untuk menghitung besarnya kerugian negara. “Jadi kami minta publik untuk bersabar, hingga kami mendapatkan hasil pemeriksaan di laboratorium Manado. Yang jelas, kami akan menuntaskan kasus ini,” tandas Pontoh.

Berita lain untuk anda

Laitupa Marah Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan Seperti Ayam Yang Mati

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Wahid Laitupa kesal dan marah,…

Di Kota Sorong, Rapid Tes Digratiskan Bagi Pelajar, Mahasiswa Dan Warga Kurang Mampu

TEROPONGNEWS. COM, SORONG – Pemerintah Kota Sorong menggratiskan biaya rapid tes bagi…

Akhirnya, 30 Juli 2020 Hasil Tes CPNS Papua Barat Formasi 2018 Diumumkan

TEROPONGNEWS.COM, MANOKWARI-Pengumuman hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2018…