Pasangan calon bupati dan wakil Bupati Teluk Bintuni nomor urut 2, Ir.Petrus Kasihiw dan Matret Kokop SH, saat menyampaikan orasi politik di posko pemenangan PMK2 Jilid 2 di kompleks pamongpraja, Jumat (13/11/2020) sore. (Foto: Tantowi/TN).

 1,102 total views (dibaca)

TEROPONGNEWS.COM, BINTUNI – Kandidat calon Bupati Teluk Bintuni, Ir. Petrus Kasihiw menyebut, orang yang mengatakan tidak ada pembangunan selama 3,5 tahun kepemimpinan Piet-Matret, adalah orang-orang serakah yang hanya mementingkan perut sendiri.

Mereka adalah orang dalam barisan sakit hati karena kebijakan Piet-Matret yang mengubah pola pembangunan, dari model untuk sekelompok pemilik CV, menjadi pekerjaan padat karya yang dikerjakan langsung oleh masyarakat.

“Dulu ada padat karya ka tidak? Tidak ada to.. karena dulu proyek itu diberikan untuk orang-orang tertentu pemilik CV. Di jaman saya dan pak Matret, kami tidak ingin seperti itu. Kami ingin pekerjaan ini dirasakan masyarakat banyak melalui program padat karya,” kata Piet, saat orasi politik di Posko Pemenangan Piet-Matret di Kompleks Pamong Praja, Jumat (13/11/2020).

Progam padat karya adalah pekerjaan infrastruktur yang digulirkan langsung ke distrik, dan dikerjakan secara swakarya oleh masyarakat setempat. Jika per distrik mendapat alokasi dana padat karya sebesar Rp 1 miliar, praktis total dana yang digulirkan ke masyarakat melalui program ini, sebanyak Rp 28 miliar.

“Kalau dulu hanya CV yang dekat bara api yang kenyang. Rakyat tidak menikmati. Bisa satu orang punya 3 sampai 4 CV. Saya tahu, itu yang terjadi. Sehingga uang hanya beredar di kelompok tertentu saja,” tandas Piet.

Selain proyek padat karya, era kepemimpinan Piet-Matret juga bergulir dana bantuan modal untuk usaha mikro, kecil dan menengah. Nominalnya mencapai Rp 5 juta per pengusaha.

Untuk pengusaha Orang Asli Papua (OAP), ada juga program khusus yang digulirkan Piet-Matret, yakni bantuan modal usaha Rp 100 juta per orang. “Jadi kalau dibanding 10 tahun yang lalu, lebih banyak mana uang yang beredar di masyarakat. Jadi sudahlah. Stop tipu-tipu masyarakat dengan isu-isu yang menyesatkan,” tandas Piet.

Berita lain untuk anda

Akhirnya, 30 Juli 2020 Hasil Tes CPNS Papua Barat Formasi 2018 Diumumkan

 1,127 total views (dibaca)  1,127 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MANOKWARI-Pengumuman hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)…

Kota Ambon Naik ke Zona Kuning

 1,162 total views (dibaca)  1,162 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Dengan skor yang semakin baik, Kota…

MSR Nilai Penerimaan CPNS di PB Bagaikan Buah Simalakama

 1,169 total views (dibaca)  1,169 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,JAKARTA- Perjuangan untuk mengangkat pegawai honorer daerah (honda) dan…

Pemprov Sulsel Dukung Tersedianya Hotel dan Terminal Penyeberangan di Bira

 1,048 total views (dibaca)  1,048 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah…

Bupati Maybrat : RKPD 2022 Fokus pada Kebijakan Prioritas

 1,055 total views (dibaca)  1,055 total views (dibaca) TEROPONGNEWS COM, MAYBRAT- Bupati kabupaten Maybrat, Dr. Drs Bernard…

Raja Ampat Posisi 5 Progres MCP 2021, Ini Persentasenya !

 2,118 total views (dibaca)  2,118 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MANOKWARI- Data progres Monitoring Centre for Prevention (MCP)…

Kutuk Rasisme Terhadap Pigai, Begini Seruan Bupati Terhadap Warga Teluk Bintuni

 1,039 total views (dibaca)  1,039 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Ir Petrus…

Dalam Sehari 2 PDP Covid-19 Kota Sorong Meninggal Dunia

 1,023 total views (dibaca)  1,023 total views (dibaca) Sorong,TN – Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di…

Lewat Penataran Pelatih Dan Wasit Bola Volly, Siap Cetak Atlet Berkualitas

 1,284 total views (dibaca)  1,284 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Papua…

Pencabutan Perpres 10 Tahun 2021 Diapresiasi Tokoh Agama dan Warga Merauke

 1,057 total views (dibaca)  1,057 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Setelah mendapat penolakan dari berbagai kalangan…