Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, TERNATE – Jika proses belajar mengajar di sejumlah sekolah di Kota Ternate mulai dilakukan, maka itu menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate, bukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, sehingga jangan melempar tanggung jawab.

“Inikan masih masa pandemi Covid-19, jadi jika sekolah dibuka, maka itu tanggung jawab Disdik, dan bukan mereka melempar tanggung jawabnya untuk gugus tugas. Itu keliru,” tegas Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif kepada wartawan, di Ternate, Minggu (23/8).

Menurutnya, Disdik Kota Ternate harus segera membuat evaluasi, tentang apa yang harus dilakukan pasca new normal. Dia menilai, dinas taknis tidak siap dalam menghadapi kondisi yang ada saat ini.

“Harusnya inisiatif berawal dari mereka (Disdik), bukan pada gugus tugas, karena untuk bidang pendidikan, itu menjadi tanggung jawab Disdik Kota Ternate,” tegas dia lagi.

Lebih lanjut dia mengaku, proses belajar mengajar menggunakan sistem dalam jaringan (daring) atau online, banyak dikeluhkan oleh orang tua murid.

“Keluhan masyarakat itu ada bermacam-macam, baik dari kuota internet, jaringan telekomunikasi, psikologi anak, ketakutan orang tua dan lainnya. Dan bagi kami, ini sangat tidak efektif memang,” tandas dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda