Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah meninjau langsung suasana rapid test massal di Pasar Terong, Kamis (14/5). Foto-Ist/TN

Makassar, TN – Rapid test massal terus dilakukan Pemerintah Kota Makassar, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah meninjau langsung suasana rapid test massal di Pasar Terong, Kamis (14/5).

Gubernur mengaku, selain penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), rapid test ini gencar dilakukan untuk meminimalisir meluasnya virus mematikan itu, juga sebagai upaya pemetaan penyebaran virus Covid-19.

“Jadi semua kita maksimalkan, disamping PSBB terus berjalan, kita juga secara masif melakukan rapid test serta PCR, untuk meminimalisir meluasnya virus mematikan itu, juga sebagai upaya pemetaan penyebaran virus Covid-19,” ungkap Nurdin Abdullah.

Ia menjelaskan, saat ini Pemerintah Provinsi Sulsel telah menjalankan program wisata Covid-19 melalui isolasi di hotel mewah, dengan mendapatkan makanan bergizi, dan didampingi tim medis.

“Jadi, dari hasil rapid test massal yang dinyatakan reaktif akan diikutkan pada program wisata Covid-19. Melalui isolasi di hotel-hotel mewah dengan mendapatkan makanan bergizi, dan didampingi tenaga medis, sehingga mempercepat proses penyembuhan,” jelasnya.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulsel ini berharap, rantai penularan virus berbahaya ini segera terputus dengan menjaring dengan cepat semua Orang Tanpa Gejala (OTG) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Melalui program rapid test massal ini diharapkan, bisa menjaring semua baik OTG maupun ODP, sehingga rantai penularan bisa segera terputus dan semua sektor bisa semakin dilonggarkan, karena kalau tidak kita takut fase kedua,” harapnya.

Nurdin menambahkan, dengan masifnya rapid test yang dilakukan akan tidak ada lagi ODP dan OTG yang berkeliaran.

“Makanya walaupun dia sudah mulai melandai, tapi kita harus pastikan bahwa tidak ada lagi OTG OPD yang terus berkeliaran. Mudah-mudahan ini hari ketiga dan terus kita lakukan,” tambahnya.

“Kita juga berharap dengan berbagai langkah, dan terobosan yang dilakukan akan melahirkan formulasi yang lebih baik, dan lebih tepat, agar kita bisa segera terbebas dari virus berbahaya ini, dan bisa kembali menjalankan aktifitas dengan normal,” tandas dia.

Diketahui rapid test ini merupakan bantuan dari berbagai sumber untuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulsel, dan disalurkan ke Pemerintah Kota Makassar untuk melakukan rapid test massal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda