Beginilah kondisi jalan di Desa Loki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang mengalami kerusakan parah, sehingga menyebabkan jalan tersebut seperti kubangan lumpur, jika datang musim penghujan. Foto-Ist/TN

Ambon, TN – Warga di Desa Loki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) meminta Pemerintah Pusat (Pempus), untuk memperbaiki infrastruktur jalan di daerah setempat yang rusak parah, sehingga menyebabkan jalan tersebut seperti kubangan lumpur, jika datang musim penghujan.

“Salam hormat buat bapak Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) yang terhormat dari kami rakyat kecil di Kabupaten SBB, Provinsi Maluku tepatnya di Kecamatan Huamual. Singkat saja pak Presiden, kami warga Kecamatan Huamual tepat di Desa Loki dan sekitarnya, sejak Indonesia Mardeka hingga hari ini, kami masih bermimpi memiliki jalan yang mulus, tidak berlumpur jika musim hujan, dan tidak berdebu saat musim kemarau,” kata Fadli Boufakar, salah seorang pemuda Kecamatan Huamual, dalam postingannya di Facebook (FB), Kamis (2/4).

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Menurut dia, luapan kali di Dusun Laala, Desa Loki sering terjadi saat musim penghujan, sehingga menyebabkan jalan utama di Kecamatan Huamual, Lintas Pulau Seram, penghubung antar desa di Kecamatan Huamual dan Kota Piru, Ibukota Kabupaten SBB terendam banjir.

Jalan terendam banjir melebihi lutut orang dewasa, apalagi sejumlah ruas jalan yang terendam banjir rusak, dan berbentuk kubangan lebih awal.

“Bapak Presiden Jokowi, tolong kami pak. Aspalkan jalan kami, biar kami tidak bermimpi lagi, biar kami tak berkubang lumpur lagi, biar kami tak mandi debu lagi. Tolong kami pak, sisihkanlah sedikit anggaran untuk bisa membangun jalan di daerah kami,” pinta dia.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Menurut Fadli, kondisi ini membuat aktifitas lalu lintas dari Kecamatan Huamual menuju Piru, Ibukota Kabupaten SBB, dan sebaliknya terganggu. Mobil dari arah Kota Piru menuju Kecamatan Huamual atau sebaliknya, tidak bisa melintasi jalan yang terendam banjir itu.

Dia mengaku, harga bahan pokok semakin mahal, lantaran mobilisasi angkutan barang jadi semakin mahal. Bahkan, sering terjadi kecelakaan, karena kondisi jalan yang sudah tidak layak untuk dilalui.

“Demikian harapan warga pedalaman Kabupaten SBB, semoga Bapak Presiden dapat membaca tulisan singkat ini, dan semoga Bapak Presiden senantiasa di beri kekuatan dalam memimpin bangsa ini,” pinta Fadli.

Berita lain untuk anda

Baru saja Ditangkap, Terduga Pelaku Pembunuhan Di Doom Meninggal Dunia, Diduga Dianiaya

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – GR (21) terduga pelaku pembunuhan seorang Ibu Rumah Tangga…

Warga Pulau Doom Geger, IRT Ditemukan Tewas Di Rumahnya

TEROPONGNEWS. COM, SORONG – Warga pulau Doom, Distrik Sorong Kepulauan, kota Sorong…

2 Pemotor Terlibat Kecelakaan Maut Di KM. 12 Masuk, Satu Orang Tewas Seketika

TEROPONGNEWS. COM, SORONG – Seorang pengendara sepeda motor berinisial FT (60), tewas…