Direktur LBH Gerimis, Yoseph Titirlolobi bersama anggotanya yang akan mengikuti ujian profesi Advokat di Jakarta. (Foto:Mega/TN)

TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Papua Optimistis (LBH-Gerimisi) melepas anggotanya di pelabuhan Sorong, Minggu (13/6/2021), untuk mengikuti ujian profesi advokat yang digelar di Jakarta Selatan.

Salah satu anggota LBH Gerimis Papua Barat, Yance Dasnarebo menyampaikan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang telah mengsupport mereka hingga bisa mengikuti ujian profesi Advokat.

“Kami anggota LBH Gerimis kota Sorong dalam hal ini ada 17 anggota magang yang akan mengikuti ujian Advokat di Jakarta Selatan. Kami menyampaikan terimakasih banyak kepada pihak-pihak yang bersangkutan terutama bapak Jimmy Demianus Ijie selaku pendiri LBH Gerimis, yang mana telah mengsupport kami anak-anak Papua untuk mengikuti sekolah pengacara, “ujar Yance kepada teropongnews.com.

Sementara itu, direktur LBH Gerimis Yoseph Titirlolobi mengatakan bahwa anggota-anggotanya yang akan mengikuti ujian profesi Advokat dinilai berprestasi dan mampu meraih kelulusan.

“Sebagai direktur LBH gerimis sudah menjadi tanggung jawab saya untuk mengfasilitas mereka, walaupun tidak semua yang kita fasilitasi. Ini suatu sejarah, dimana keinginan dari Pak Jimmy sendiri untuk bagaimana mereka yang hampir empat tahun magang di Kantor LBH Gerimis bisa mengambil gelar pengacaranya di Jakarta, dengan mengikuti ujian Advokat yang diadakan, “jelas Yoseph.

Yoseph menyebutkan, total keseluruhan anggota LBH Gerimis yang akan mengikuti ujian profesi Advokat sebanyak 25 orang dari LBH Gerimis yang tersebar di wilayah Papua Barat.

“Total keseluruhan ada 25 orang yang berangkat ke Jakarta, mereka semua dari LBH gerimis yang tersebar di Papua. Ada yang berangkat dengan kapal laut dan juga pesawat, ” tuturnya.

Yoseph juga menyampaikan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu. Menurutnya, walau tanpa campur tangan pemerintah, pihaknya tetap optimis untuk bagaimana menciptakan SDM anak-anak Papua agar lebih banyak aktif di dunia hukum.

“Walaupun kami sendiri tidak dibantu oleh pemerintah, tapi kami tetap optimis untuk bagaimana menciptakan SDM anak-anak Papua untuk bisa lebih banyak aktif di Dunia hukum, yang tentu nantinya bisa membantu masyarakat, ” pungkas Yoseph.

Berita lain untuk anda