Alsintan yang diangkut ke Distrik Tabonji. Foto-Getty/TN.

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Tidak sekedar mengumbar janji, usai menyerap aspirasi masyarakat di Distrik Tabonji pada 2019 lalu, Anggota DPR RI Fraksi NasDem Dapil Papua, H. Sulaeman L. Hamzah mengirim alat dan mesin pertanian (Alsintan) bagi masyarakat Orang Asli Papua (OAP) di Distrik Tabonji, Kabupatem Merauke, Papua.

Sebanyak 8 unit alsintan yang terdiri atas 4 Unit Traktor Roda dua/Hand Traktor dan 4 Unit Power Threser akan disalurkan ke Kampung Swam 1 dan Swam 2. Masing-masing kampung mendapatkan 2 unit Traktor Roda dua dan 2 Unit Power Threser.

“Hari ini juga, bantuan Alsintan sudah bergerak ke sana. Selain itu, pada kunjungan 2019, bapak Sulaeman bantu dana perehaban gereja sebanyak Rp 100 juta dan gereja sudah selesai dikerjakan,” ujar Perwakilan Masyarakat Tabonji, Paskalis Wambudiwa di Merauke, Jumat (23/10/2020).

Sebagai anak asli Papua, ia menilai bahwa Anggota Komisi IV DPR RI, Fraksi NasDem Dapil Papua H. Sulaeman L. Hamzah dan Anggota Komisi V DPR Papua, Fauzun Nihayah adalah kader NasDem yang sangat bermanfaat bagi masyarakat orang asli Papua.

Tidak melihat jauh dekat, atau kesulitan yang dihadapi, dua kader NasDem ini sangat antusias mengunjungi masyarakat di daerah pilihan mulai di kota hingga kampung terluar, guna mendengar dan melihat secara langsung situasi maupun kondisi warga dan menyerap aspirasi untuk ditindaklanjuti.

Dua legislator ini punya komitmen bahwa pertanian dan ekonomi masyarakat di kampung harus ditingkatkan. Bantuan Alsintan tersebut tentunya memberikan kemudahan bagi masyarakat OAP untuk lebih maksimal dalam bertani.

“Sebelumnya, kami bertani secara manual, sekarang ada Bapak Sulaeman dan Ibu Fauzun kami diberi bantuan Alsintan sehingga memudahkan kami untuk bertani,” sebut Paskalis.

Keduanya tidak hanya mengumbar janji semata, tetapi membuktikan janji dengan memberikan bantuan baik bantuan di bidang pertanian, pendidikan, olahraga, kesehatan hingga mensuport bahan bangunan maupun dana untuk pembangunan rumah ibadah.

Melihat keseriusan dari keduanya, masyarakat kampung menitipkan anak-anak mereka yang masih kuliah atau mengenyam pendidikan di kota agar selalu mendapatkan perhatian dari kedua kader ini. Bagi masyarakat, keduanya adalah anggota legislatif yang sangat bijak dan bisa membangun OAP.

“Kami OAP punya harapan bapak dan ibu tetap memperhatikan kami dan masyarakat tetap konsisten mendukung wakil rakyat yang bermanfaat bagi rakyatnya. Selain itu kami juga berharap kegiatan sekolah restorasi akan terus dilaksanakan karena sangat membantu bagi kami orang asli papua baik yang kuliah maupun tidak kuliah karena modul pembelajarannya sesuai dengan kebutuhan,” ucapnya lagi.

Berita lain untuk anda