Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat menerima Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Faisal Amir, di Kantor Gubernur, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Selasa (15/9). Foto-Ediyana/TN

TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Faisal Amir mengatakan, berdasarkan penyampaian dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) bahwa pencairan anggaran Pilkada Serentak 2020, sudah ada yang mencairkan sampai 100 persen sejak bulan Juli lalu.

“Jadi Anggaran Pilkada memang perlu dicairkan 100 persen, karena begitu petunjuknya dari Mendagri, bahkan beberapa kabupaten/kota sudah mencairkan 100 persen bulan Juli, Juni ada Agustus,” ungkapnya kepada wartawan, di Makassar, Rabu (16/9).

Ia menjelaskan,pihak KPU sudah disibukkan dengan urusan administrasi proses Pilkada. Olehnya itu, pembahasan serta pencairan anggaran lebih baik sejak awal.

“Sampai September ini, sudah mau masuk penetapan calon pada tanggal 23 dan pada tanggal 26 akan melaksanakan tahapan kampanye, maka di tanggal-tanggal itu, kita sudah disibukkan dengan hal-hal teknis administrasi pelaksanaan Pilkada, sehingga alangkah baiknya lagi, kita tidak mengurusi lagi ketersediaan anggaran, kita fokus pada penyiapan kebutuhan Pilkada, baik kebutuhan teknis Pilkada maupun kebutuhan APD,” jelasnya.

Ketua KPU Sulsel lebih jauh mengaku, pada pertemuan yang dilakukan pihaknya dengan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah kemarin, juga membahas soal penanganan Covid-19 pada proses Pilkada serentak.

“Kita bicara soal Pilkada, termasuk soal penanganan Covid-19, dan kita diskusikan untuk memperketat protokol kesehatan di setiap tahapan Pilkada,” tandas dia.

Berita lain untuk anda