Tim dari UGM saat menyampaikan paparan FGD Pendahuluan Revisi Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Ripparda) Kabupaten Halmahera Utara, yang berlangsung di ruang Meeting Fredy Tjandua (FTJ), kantor Bupati Halmahera Utara. Foto-Ist/TN

 976 total views (dibaca)

TEROPONGNEWS.COM, TERNATE – Peneliti Pusat Studi Pariwisata UGM, Wijaya S. Hut. M.Sc., menyatakan, Kabupaten Halmahera Utara memiliki daya tarik wisata yang sangat beragam. Daya tarik wisata tersebut mulai dari gunung api, air terjun, air panas, pantai, pulau-pulau kecil, spot diving, spot mancing, dan jelajah hutan.

Di Kabupaten Halmahera Utara juga dapat ditemukan tempat untuk pengamatan satwa endemik kawasan hutan area Telaga Paca, danau, kuliner, seni-budaya, peninggalan sejarah perang dunia, hingga kerajinan lokal. Hasil analisis Puspar UGM mencatat, sedikitnya terdapat 60 spot yang tersebar di 17 kecamatan.

“Daya tarik wisata alam menempati urutan terbanyak diikuti wisata budaya atau peninggalan sejarah,” ungkapnya dalam keterangan tertulisnya, yang diterima Teropongnews.com, di Ternate, Senin (24/10/2022).

Berpijak atas ketersediaan daya Tarik tersebut, menurut Wijaya, maka pengembangan kepariwisataan Halmahera Utara lebih cocok diarahkan wisata alam bahari, didukung wisata danau dan wisata budaya atau peninggalan sejarah.

Sedikitnya, tiga kawasan strategis yang diunggulkan, yaitu wilayah Galela dan Loloda diarahkan sebagai pengembangan wisata danau dan bahari atau pantai.

Wilayah Tobelo diarahkan sebagai pengembangan wisata bahari dan kuliner, serta wilayah Kao-Malifut yang sangat cocok dikembangkan sebagai wisata budaya atau peninggalan sejarah perang dunia II.

Dukungan sektor wisata di bumi Hibua Lamo juga sudah dilengkapi dengan sarana akomodasi, warung makan, jaringan komunikasi, dan sarana transportasi. Pengelolaan wisata Halmahera Utara kedepan lebih tepat dikembangkan menuju sebagai pariwisata berkualitas.

“Salah satu ciri-cirinya ditandai dengan kesediaan wisatawan yang mau belajar, tinggal lama serta memberikan kemanfaatan langsung kepada masyarakat melalui belanja wisatawan, serta tidak merusak ekosistem,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah sekaligus Ketua KAGAMA Halmahera Utara 2022-2026,
Drs. E.J. Papilaya, MTP, mewakili Bupati menyambut baik peran Puspar UGM untuk melakukan review pembangunan kepariwisataan di bumi Hibua Lamo.

Dia menyampaikan dinamika selama 11 tahun silam, sejak Ripparda ini dibuat tentunya perlu disesuaikan dengan kondisi yang saat ini terjadi.

Untuk itu, dia menegaskan diperlukan mapping dan perencanaan ulang menyesuaikan perubahan. Sekda meyakini segala sesuatu yang dijalani akan mengalami perubahan (everything is change), seperti zaman dan teknologi informasi yang terus berubah dan berkembang.

“Demikianlah kita harus mengikuti perubahan itu, seperti perubahan zaman, IT dan seterusnya. Apabila kita tidak mampu menyesuaikan dengan perubahan, maka kita akan ketinggalan,” ucapnya.

Oleh karenanya segala sesuatu yang dikerjakan harus dilakukan dengan menyesuaikan perkembangan zaman. Sebagaimana kondisi saat ini dalam menyikapi perkembangan kini yang telah menuju era 5.0, termasuk di bidang kepariwisataan di Halmahera Utama.

“Pariwisata adalah sebuah entertainment jika dikemas dan ditampilkan dengan baik akan menghasilkan sebuah irama yang indah dan pada akhirnya mampu membahagiakan masyarakat dan wisatawan ketika berada di sebuah destinasi,” katanya.

Tim ahli Pusat Studi Pariwisata UGM, Dr. Destha Titi Raharjana, S.Sos, M.Si menambahkan, jika sektor kepariwisataan diharapkan mampu memberikan multiplier efek positif bagi masyarakat dan daerah.

Sejalan dengan tujuan SDG’s, bagaimana kemudian menjadikan sektor kepariwisataan mampu menjadi salah salah satu leading sektor bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya Halmahera Utara.

“Karena itu, bagaimana upaya banyak pihak mendorong potensi alam, budaya, dan ekonomi kreatif yang dimiliki masyarakat agar dapat memberikan peluang kerja sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah,” tandas Destha.

Berita lain untuk anda

Mitigasi Banjir, Pemprov Sulsel Beri Bantuan Keuangan Untuk Pemkot Makassar

 3,046 total views (dibaca)  3,046 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan bantuan…

HUT ke 16 DPD RI, Yance Samonsabra Bagikan Masker di Manokwari

 1,569 total views (dibaca)  1,569 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MANOKWARI – Momentum HUT ke 16 DPD RI…

Rahmad Pribadi: “One Day Promotion” Dukung Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

 1,499 total views (dibaca)  1,499 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, GRESIK – Pembukaan “One Day Promotion” Petrokimia Gresik,…

Tak Ingin Jadi ‘Tukang Stempel’, Empat Fraksi DPRD Kabsor Ancam Boikot Sidang LKPj Bupati

 1,587 total views (dibaca)  1,587 total views (dibaca) “Kalau memang saudara Bupati menganggap kami yang ada di…

Asrul Sani: Mantan Sekjen MA Ditangkap, Jadikan Pintu Masuk Pemberantasan Mafia Peradilan

 1,517 total views (dibaca)  1,517 total views (dibaca) Jakarta, TN – Komisi III DPR RI mengapresiasi kinerja…

Satu Pasien Positif Covid-19 di RSUD Labuha Sembuh

 1,495 total views (dibaca)  1,495 total views (dibaca) Ternate, TN – Salah seorang pasien positif terpapar Covid-19…

23 Warga Pelanggar Protokol Kesehatan di Kendari Terjaring

 1,590 total views (dibaca)  1,590 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, KENDARI – Menegakkan Peraturan Walikota Kendari (Perwali) Nonor…

Olahraga Futsal Paling Diminati Masyarakat di Asmat

 1,708 total views (dibaca)  1,708 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, ASMAT – Guna mengobati rasa rindu serta menyalurkan…

Gubernur: Penetapan Lokasi Pengadaan Tanah Untuk LNG Telah Dilakukan

 1,537 total views (dibaca)  1,537 total views (dibaca) Ambon, TN – Gubernur Maluku, Murad Ismail mengaku, penetapan…

Kota Sorong mengalami inflasi sebesar 1,12 persen Pada Bulan Juni 2021

 1,632 total views (dibaca)  1,632 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Pada bulan Juni 2021, Kota Sorong…