Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Papua Barat, dr Arnold Tiniap,M.Empid. (Foto : Abe/TN)

Manokwari,TN- Gugus tugas penanganan COVID-19 Provinsi Papua Barat sangat siap membantu Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam menyiapkan lokasi karantina terpusat.

Untuk menekan melajunya penyebaran virus corona melalui orang tanpa gejala (OTG) orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien positif terpapar corona tetapi tanpa gejala.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Juru bicara gugus tugas penanganan COVID-19 Provinsi Papua Barat, dr Arnold Tiniap,M.Empid mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan beberapa gedung untuk dijadikan lokasi karantina terpusat bagi warga Manokwari namun komunikasi dengan pemerintah kabupaten yang belum dilakukan.

“Kita sebenarnya sudah menyiapkan beberapa pilihan tempat yang dipersiapkan menjadi karantina terpusat, tetapi komunikasi dengan pemerintahan daerah Manokwari yang belum terjalin, karena sebagian besar masyarakat yang akan dikarantina nanti adalah warga Manokwari” kata dr Arnold Tiniap dalam zoommeting bersama awak media, Rabu (20/5) malam.

Hal seperti begini Pemerintah Kabupaten Manokwari seharusnya menjemput bola yang telah disiapkan Pemprov Papua Barat melalui gugus tugas penanganan COVID-19.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Gugus tugas penanganan COVID-19 Kabupaten Manokwari segera membangun komunikasi dengan pihak provinsi untuk mensikapi lokasi karantina terpusat tersebut, supaya sama-sama membagi tugas dan peran.

Arnold Tiniap mengungkapkan beberapa gedung yang disiapkan untuk lokasi karantina adalah, badan diklat provinsi, kantor diklat koperasi, gedung samping dinas PU Provinsi dan RSUD Provinsi.

“Artinya ketika Pemerintah Provinsi Papua Barat menyiapkan lokasi karantina maka Pemerintah Kabupaten Manokwari siapkan fasilitas kesehatan untuk karantinya misalnya” tutur dr Arnold.

Lanjut jubir bahwa lokasi karantina terpusat itu disiapkan untuk dua tipe, yang pertama warga terdeteksi COVID-19 masuk dalam OTG dan ODP kemudian tipe berikutnya untuk pasien positif terpapar corona tetapi tidak ada gejala.

Ditambahkan Tiniap bahwa sudah ada empat daerah yang menyiapkan lokasi karantina terpusat yaitu, Kota Sorong, Kabupaten Fakfak, Teluk Bintuni dan Teluk Wondama, sedangkan Raja Ampat dan Sorong yang pasien positif cukup tinggi belum terkonfimasi lokasi karantina.

You May Also Like

Baru saja Ditangkap, Terduga Pelaku Pembunuhan Di Doom Meninggal Dunia, Diduga Dianiaya

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – GR (21) terduga pelaku pembunuhan seorang Ibu Rumah Tangga…

Warga Pulau Doom Geger, IRT Ditemukan Tewas Di Rumahnya

TEROPONGNEWS. COM, SORONG – Warga pulau Doom, Distrik Sorong Kepulauan, kota Sorong…

Waduh..! Balon Bupati Teluk Bintuni Dilaporkan Istri Pertamanya

TEROPONGNEWS.COM, TELUK BINTUNI – Salah satu bakal calon (balon) Bupati Kabupaten Teluk…