Wamendagri, Jhon Wenpi Wetipo saat membuka Rakorwil Adkasi bagi pimpinan dan anggota DPRK se-Tanah Papua di hotel Rylich Panorama . (Foto:Mega/TN)

 717 total views (dibaca)

TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), pimpinan dan anggota DPRK Se-Tanah Papua, Kamis (20/10/2022)

Rakorwil Adkasi yang digelar di Rylich Panorama Hotel Sorong itu turut dihadiri oleh Wamendagri, John Wenpi Wetipo, Pj, Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw, kepala daerah se-tanah Papua, ketua-ketua MRP, serta DPRD dan DPRK se-tanah Papua.

Ketua umum Adkasi, Lukman Said dalam sambutannya mengatakan bahwa Rakorwil tersebut digelar guna menyamakan persepsi untuk merumuskan permasalahan-permasalahan yang ada di daerah, khusunya yang ada di tanah Papua.

“Seperti halnya Otonomi Khusus (Otsus) bagi orang Papua. Pada dasarnya Otsus adalah pemberian kewenangan yang lebih luas bagi Provinsi dan rakyat Papua untuk menyelenggarakan pemerintahan dan mengatur pemanfaatan kekayaan alam di Provinsi Papua demi kemakmuran rakyat Papua,”jelas Lukman.

Lebih lanjut Lukman mengatakan, kewenangan ini berarti pula kewenangan untuk memberdayakan potensi sosial budaya dan perekonomian masyarakat Papua. Oleh karena itu, ia meminta agar dana Otsus itu betul-betul berdayakan anak-anak asli Papua agar lebih sejahterah.

Lukman menuturkan, pemikiran dan usulan dari anggota DPR pada Rakorwil tersebut akan dijadikan rekomendasi Adkasi, dan akan disampaikan kepada Ketua DPR RI, untu kemudian diteruskan kepada Presiden.

“Saya minta kepada Wamendagri, dan teman-teman DPRD/DPRK di se-tanah Papua, jika ada rekomendasi dan informasi jangan sembunyi-sembunyi. Katakan saja di sini, supaya kita bisa rumuskan sama-sama ke ketua DPR RI tentang apa saja yang menjadi persoalan di daerah terutama penetapan Daerah Otonomi Baru Papua Barat Daya (DOB PBD),”tuturnya.

Sementara itu, Wamendagri, John Wenpi Wetipo dalam pemaparannya menyampaikan bahwa Undang-Undang (UU) nomor 2 tahun 2021 perubahan kedua atas UU 21 Tahun 2001, Tentang otsus Provinsi Papua merupakan perwujudan pengakuan negara atas kekhususan Papua, serta untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pemerataan pembangunan di Papua.

Di mana, UU ini mengamanatkan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota (DPRK) harus diisi unsur orang asli Papua.

“Undang-Undang ini juga menambahkan pasal baru, yaitu terkait dengan komposisi DPRK yang sebelumnya hanya terdiri atas anggota DPRD kabupaten/kota yang dipilih melalui pemilihan umum diubah menjadi terdiri atas anggota DPRK yang harus diisi oleh Orang Asli Papua (OAP),”ujarnya.

Menurutnya, hal itu merupakan komitmen pemerintah dalam memberikan akses kepada OAP untuk berpartisipasi aktif dalam membangun Papua, dan memperkuat sinergitas antara eksekutif dan legislatif pada tataran kabupaten/kota di Provinsi Papua dan Papua Barat atas hak masyarakat adat.

Selain itu, UU itu juga mengatur mengenai kewajiban pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota untuk mengalokasikan anggaran pendidikan dan kesehatan untuk Orang Asli Papua.

“Dengan demikian Orang Asli Papua dapat menikmati pendidikan sampai jenjang pendidikan tinggi, dan tingkat kesehatan Orang Asli Papua juga akan semakin meningkat,”pungkasnya.

Berita lain untuk anda

DPRD Maybrat Desak BPK Audit Pekerjaan Ruas Jalan Sukesiar-Seni

 1,550 total views (dibaca)  1,550 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAYBRAT- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maybrat…

DPM-PTSP Kendari Buat Grup WA Untuk Konsultasi

 1,538 total views (dibaca)  1,538 total views (dibaca) Kendari, TN – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu…

Ikuti Seruan Piet – Matret, Begini Akhir dari Aksi Massa PMK2 di Bawaslu Bintuni

 1,448 total views (dibaca)  1,448 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, BINTUNI – Aksi ratusan pendukung kandidat Bupati –…

32 Pemuda Jemaat Alfa Wersar Sorsel Ikut Pelatihan Dasar Kepemimpinan

 4,776 total views (dibaca)  4,776 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, TEMINABUAN – Sebanyak 32 pemuda Jemaat GKI Alfa…

Mahasiswa STIA Asy Syafia Bagi Masker Gratis Untuk Warga Kaimana

 1,425 total views (dibaca)  1,425 total views (dibaca) Kaimana, TN- Mahasiswa STIA Asy, Syafia kelas Kaimana membagi-bagikan…

Peduli Covid-19, DPD NasDem Maybrat Siap Distribusi Logistik

 1,501 total views (dibaca)  1,501 total views (dibaca) Maybrat, TN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem…

DPRD Maybrat Minta BPK Audit Ulang Ruas Jalan Sukesir-Seni

 1,496 total views (dibaca)  1,496 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAYBRAT- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maybrat…

Pelaksanaan PON Di Papua Diprediksi Bergeser Ke 2021

 1,482 total views (dibaca)  1,482 total views (dibaca) Merauke, TN – Agenda pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)…

Aparatur Distrik dan Kelurahan Ikuti Bimtek SIPD Perencanaan

 1,711 total views (dibaca)  1,711 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Dalam rangka penyusunan APBD tahun 2023,…

Minyak Tanah Langka di Ambon, Ini Kata DPRD

 1,428 total views (dibaca)  1,428 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Minyak tanah akhir-akhir ini langkah di…