Ketua Umum Panitia Nasional Kongres GMKI ke-XXXVII tahun 2020 Abner R. Jitmau,S.Sos.,M.M

TEROPONGNEWS.COM, MANOKWARI– Ketua umum panitia nasional Kongres Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) ke-XXXVII tahun 2020, Abner R. Jitmau,S.Sos.,M.M mengatakan, sejumlah isu nasional dan daerah yang akan dijadikan materi untuk dibahas nantinya.

Menurutnya, isu nasional yang akan dibahas yaitu salah satunya terkait dengan perkembangan Negara saat ini dalam menghadapi COVID-19, perekonomian dan persoalan lainnya.

Kemudian isu daerah di tanah papua yaitu persoalan otonomi khusus papua tahun 2020 akan berakhir pada tahun 2021, GMKI akan mencoba menyatukan ide dan gagasan dari para kadernya.

Selain itu, pemekaran daerah otonomi baru di tanah papua juga menjadi isu hangat untuk mendapat ide dan gagasan kaum intelektual dari anggota organisasi cipayung untuk pembangunan dua provinsi paling timur indonesia ini.

“Ya agenda kongres ini kita akan bahas tentang kepentingan organisasi, kepentingan nasional kemudian kepetingan daerah yaitu otsus papua yang akan berakhir tahun 2021 dan pemekaran wilayah juga akan kita bahas dalam kongres GMKI nanti” sahut Abner Jitmau menjawab pertanyaan wartawan saat menggelar konfrensi pers di Aston Niu Manokwari, Minggu (22/11/2020)

Dikatakan Jitmau bahwa, hasil dari agenda nasional dan daerah itu akan dituangkan dalam rekomendasi Kongres GKMI ke XXXVII untuk kemudian dikawal masuk dalam program pemerintah.

Pelaksanaan Kongres Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) ke XXXVII tahun 2020 yang berlangsung di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat mulai tanggal 24 hingga 28 November 2020 dibuka Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo secara virtual.

Untuk memutus mata rantai COVID-19 dan tidak menimbulkan klaster baru penyebaran corona maka setiap peserta kongres GMKI yang hadir wajib mengantongi surat keterangan swab serta rapid tes.

“Dari 107 cabang GMKI, peserta yang sudah hadir di Manokwari 69 cabang, mereka harus mengantongi rapid tes dan swab kami panitia akan cek kalau yang belum kami laporkan ke satgas penanganan CPVID-19 Papua Barat untuk melakukan pemeriksaan, karena seksi kesehatan dikordinir langsung Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat” ucap Abner Jitmau.

Mantan ketua DPC GMKI Sorong itu mengatakan, panitia sudah menyurati setiap cabang untuk mengutus perwakilan yang mengikuti kongres harus membawa surat keterangan swab dan rapid tes sehingga dapat ditindak lanjuti.

Berita lain untuk anda