Kaimana, TN- Pemerintah Papua dalam mengantisipasi penyebaran virus corona disease (Covid-19) langsung menutup akses masuk melalui laut dan udara (lock down). Sementara gubernur Papua Barat hanya meningkatkan status siaga menjadi tanggap darurat, setelah dua Orang Dengan Pemantauan di Papua Barat positif terinfeksi Covid-19. Hal ini, tentunya akan berdampak terhadap perekonomian di daerah.

Terkait hal tersebut, salah satu pengusaha terkemuka di Kaimana, Freddy Thie, yang juga adalah Bakal Calon (Balon) bupati Kaimana, memastikan sembilan bahan pokok (sembako) di Kaimana di tengah corona virus sedang mengancam negeri ini, masih dalam keadaan aman.

“Saya pastikan sembako di Kaimana dalam penyebaran virus corona ini, ada dalam keadaan aman dan terjaga baik. Kami punya kapal dan baru saja masuk, itu kapal Senja Persada. Ada lagi yang sedang di Surabaya untuk angkut barang. Jadi sementara sembako di gudang masih cukup,” ujar Freddy Thie, kepada media ini via telpon Kaimana-Sorong,” Sabtu (28/3).

Dikatakan selama akses ditutup, pihaknya tidak menaikan harga barang selama tidak ada kenaikan harga dari Jawa. Sebagaimana harga barang yang dijual dari gudang tidak ada kenaikan harga, terutama terhadap sembako.

“Kami tidak akan menaikan harga barang, disaat masyarakat sedang dalam kekuatiran terhadap virus corona, khususnya sembako kepada pedagang di pasaran, kecuali ada kenaikan harga dari Jawa. Jadi, jika ada toko atau pedagang di pasar yang menaikan harga, masyarakat punya hak untuk protes,” tegas Kaibus, yang juga adalah politisi senior partai Demokrat itu.

Kaibus minta masyarakat Kaimana tidak perlu kuatir, karena pihaknya telah memasok sembako guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama masyarakat diperhadapkan dengan kasus penyebaran Covid-19. “Masyarakat Kaimana tidak perlu kuatir, Sembako aman,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda