Berita

Masawoy-Tuhilatu Diangkat Jadi Saniri Passo dan Batu Merah

×

Masawoy-Tuhilatu Diangkat Jadi Saniri Passo dan Batu Merah

Sebarkan artikel ini
PJ Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, saat melantik 36 anggota FKMSB, di Ruang Rapat Vlissingen Balai Kota Ambon, Kamis (2/10/2023). Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – PJ Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena mengangkat Dony Tuhilatu dan M.Amin Masawoy, selaku Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota Saniri Negeri Passo dan Batu Merah, di Ruang Kerja Wali Kota Ambon, Jumat (3/11/2023).

Untuk diketahui Donny Tuhilatu dilantik dengan SK Nomor: 1752 Tahun 2023, dan M. Amin Masawoy dengan SK Nomor: 1757 Tahun 2023.

Wattimena dalam arahan singkatnya mengatakan, pengangkatan saniri negeri ini bertujuan untuk mempermudah kerja raja, dalam memberikan pelayanan publik bagi warganya, serta mempermudah dalam hal pengambilan keputusan, yang berkaitan dengan urusan adat di negeri tersebut, termasuk penetapan mata rumah parentah dan pengangkatan pemimpin defenitif.

“Salah satu kendala kita dalam penetapan raja definitif adalah, belum bersepakatnya para pemangku adat negeri. Masing-masing persoalan ini yang membuat ada delapan negeri (Negeri Amahusu, Naku, Tawiri, Hative Besar, Rumah TIga, Passo, Seilale, dan Batu Merah) masih berproses. Oleh karena itu, Bapak-bapak hari ini dilantik sebagai anggota Saniri Negeri Passo dan Batu Merah, dalam rangka melaksanakan tugas dan tanggung jawab penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik dan pembangunan kedua negeri ini,” tuturnya.

Wattimena mengatakan, permasalahan terkait dengan penetapan raja definitif ini mesti menjadi perhatian penting, termasuk saniri guna mempercepat urusan adat yang berkait dengan proses pemilihan dan pengangkatannya, yang sesuai dengan adat yang berlaku di Negeri.

“Kondisi ini mesti menjadi perhatian kita bersama teristimewa badan Saniri negeri yang bertugas sebagai perwakilan mata rumah, soa, dati, dalam badan saniri negeri yang bertugas untuk melakukan proses-proses adat, terkait dengan pengusulan dan penetapan raja difinitf pada negeri-negeri adat,” ujarnya.

Oleh sebab itu dia berharap, melalui pelantikan kedua saniri di dua negeri ini, akan dapat memberikan sedikit titik terang kedepannya dapat mempercepat proses penetapan raja defenitif.

“Saya berharap, bahwa pelantikan saniri negeri PAW ini dapat membantu proses percepatan raja definitif pada kedua negeri ini. Bapak-bapak memikul tanggung jawab ini dengan baik, jadikan ini sebagai sebuah panggilan hidup kita, untuk mengabdi kepada bangsa negara daerah Kota Ambon, Negeri Batu Merah dan Passo,” harapnya.