Parlementaria Raja Ampat

Jabat Kepala DisKominfo Raja Ampat, Felix Dimara Komitmen dan Fokus Kerja

×

Jabat Kepala DisKominfo Raja Ampat, Felix Dimara Komitmen dan Fokus Kerja

Sebarkan artikel ini
kepala dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik, Fritz Felix. Dimara. Foto Wim/TN

TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT- Setelah terpilih dan dilantik oleh bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE, pada Rabu (19/1/2022) pekan lalu, di lokasi pantai Waisai Torang Cinta (WTC) sebagai kepala dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik, Fritz Felix Dimara, S.PT, MM, yang berlatarbelakang pegawai LPP RRI, kini tinggal menyesuaikan diri sebagai pimpinan di OPD tersebut.

Pasalnya yang bersangkutan (Felix Dimara) sebelumnya menjabat sebagai sekretaris dinas pada dinas Kominfo Persandian dan Statistik kabupaten Raja Ampat.

Dikatakannya, dalam tanggungjawab barunya yang cukup berat itu. Menurut Felix Dimara, tentu dalam tugasnya dibutuhkan fokus kerja, komitmen dan keseriusan serta kekompakan dalam tim.

“Agar implementasi dari program besar Pemeritah Raja Ampat yang dikerjakan oleh Dinas dapat diimplementasikan secara baik dalam karya yang nyata, baik kepada masyarakat maupun pemerintah daerah itu sendiri,” ujar Fritz Felix Dimara.

Ia pun mengatakan, setelah menerima tanggungjawab dari pejabat lama kepada dirinya, maka tugas selanjutnya menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari dinas Kominfo, Persandian dan Statistik.

“Tentu ada hal-hal yang dijalankan oleh pejabat sebelumnya yang perlu ditindaklanjuti dan juga ada hal-hal baru yang juga harus disepakati bersama semua bidang yang ada untuk dikerjakan secara bersama,” terangnya.

Kata Dimara, melalui sistem pemerintahan berbasis elektronik ini, pihaknya dituntut untuk menyiapkan infrastruktur yang melakukan pelayanan satu pintu, sehingga semua konektifitas internet di dalam pemerintah kabupaten Raja Ampat khususnya di Waisai dikoneksikan dari satu OPD ke OPD yang lain.

“Tujuannya supaya masing-masing OPD hanya bisa menggunakan jaringan dari masing-masing dari fasilitas yang sudah ada, sehingga hanya bisa dikoordinir oleh satu OPD yaitu dinas Kominfo sendiri,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *