TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Bulan Januari 2021, Kota Sorong mengalami inflasi sebesar 0,41 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,26. Dari 90 kota IHK, 75 kota mengalami inflasi dan 15 kota mengalami deflasi.

Demikian disampaikan oleh kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sorong, Ir. Merry, M. P lewat rilisnya yang diterima teropongnews.com, Selasa (2/2/2021).

Merry mengatakan, Inflasi di Kota Sorong terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 2,98 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,99 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,13 persen. Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi yaitu: kelompok pakain dan alas kaki sebesar -0,35 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar -0,08 persen; serta kelompok transportasi sebesar -5,14 persen. Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga; kelompok kesehatan; kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan; kelompok pendidikan; serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran tidak mengalami perubahan indeks.

Disamping itu, kata Merry, beberapa komoditas juga mengalami kenaikan harga pada Januari 2021 , antara lain: ikan mumar, cabai rawit, cabai merah, jeruk nipis/limau, ayam hidup, udang kering (ebi), daun seledri, kol putih/kubis, sawi putih, pecay, pitsai, ikan calalang/ikan sisik, ikan teri, kunyit, tomat, kacang panjang, ketela pohon, buncis, salak, wortel, daun bawang, pepaya muda, iakn ekor kuning, talas/keladi, ikan tongkol/ikan ambu-ambu dan lain sebagainya.

Berita lain untuk anda