Kunjungan Cabup Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE, di kampung Saonek distrik Waigeo Selatan. Foto/TN.

TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT- Puluhan Longboat berbendera partai Demokrat beriring-iringan menghantarkan calon kandidat bupati Raja Ampat dan rombongan menuju dermaga kampung Saonek distrik Waigeo Selatan kabupaten Raja Ampat, Jumat (6/11/2020).

Tujuan kedatangan sang Petahana di kampung tersebut, untuk melantik tim pemenangan pasangan calon (Paslon) Faris-ORI kampung Saonek, sekaligus melakukan orasi politik dan mengajak masyarakat Raja Ampat secara khusus kampung Saonek untuk berpartisipasi di Pilkada Raja Ampat pada 09 Desember 2020 mendatang.

Iring-iringan Longboat berbendera Partai Demokrat menghantarkan kunjungan Cabup Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE, di kampung Saonek distrik Waigeo Selatan. Foto TN.

Tiba di Dermaga kampung Saonek, Abdul Faris Umlati langsung dikalungkan bunga sebagai tanda selamat datang di kampung yang dulunya pernah menjadi ibukota sementara kabupaten Raja Ampat sebelum kota Waisai.

Di hadapan masyarakat kampung Saonek, AFU, sapaan akrab Abdul Faris Umlati, berharap masyarakat kampung Saonek akan berbondong-bondong dan berpartisipasi mengsukseskan Pilkada Raja Ampat pada 09 Desember 2020 mendatang.

“Bapak/ibu jangan lupa, tanggal sembilan Desember 2020, hadir untuk menyalurkan hak pilih bapak ibu di TPS masing-masing, jangan sampai tidak hadir. Ingat, hanya ada satu pasangan calon, tidak ada pasangan yang lain, selain pasangan Faris dan ORI,” ujar AFU, sebelum melantik tim pemenangan pasangan kandidat Faris-ORI.

Usai melantik tim pemenangan dari 6 posko yang ada di kampung Saonek, AFU, berharap kepada setiap tim yang ada untuk bekerja dan merangkul semua elemen masyarakat yang ada di kampung Saonek, sekaligus memberikan pemahaman bahwa di Pilkada Raja Ampat, hanya ada satu pasangan calon atau pasangan tunggal, yaitu pasangan Faris dan ORI.

“Kami berharap, semua tim dapat bekerja merangkul semua elemen masyarakat di Saonek, sekaligus memberikan pemahaman bahwa di Pilkada Raja Ampat, hanya ada satu pasangan calon, sehingga tidak ada pasngan lain yang berkompetisi di Pilkada Raja Ampat tahun 2020,” jelasnya.

Abdul Faris Umlati menginginkan Pilkada di Raja Ampat berjalan aman dan kondusif. Ia pun menjelaskan pengalaman situasi dan kondisi di beberapa Pilkada sebelumnya, dimana masyarakat diperhadapkan dengan persoalan saling membenci satu dengan yang lain, akibat dukungan antara kandidat satu dengan kandidat yang lain, sehingga terjadi perselisihan ditengah keluarga bahkan adik dan kakak.

“Itu sebabnya, alasan kenapa saya diberikan kesempatan untuk mengambil semua rekomendasi partai yang ada. Belajar dari pengalaman Pilkada-Pilkada sebelumnya, selesai Pilkada, ada keluarga dengan keluarga tidak baku senang, begitu juga dengan tetangga dengan tetangga, hanya karena masalah dukungan terhadap kandidat yang berbeda. Jadi kalau yang satu menang, yang kalah pasti tersisihkan oleh yang menang, sehingga terjadi perpecahan ditengah masyarakat. Itu yang saya tidak inginkan terjadi saat ini,” jelas AFU.

Ia berharap Pilkada dengan pasangan tunggal, dirinya bersama Orideko Iriano Burdam sebagai calon wakil bupati Raja Ampat, dapat membawa kesejukan, serta tidak terjadi perpecahan di tengah-tengah masyarakat, usai Pilkada itu berlangsung.

Berita lain untuk anda