Kepala BP Jamsostek Cabang Papua Barat, Mintje Wattu (tengah, berhijab), usai menyerahkan hadiah mobil kepada pemerintah Provinsi Papua Barat yang diterima Gubernur Dominggus Mandacan, di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (12/10/2020). (Foto:Ist/TN)

TEROPONGNEWS.COM, MANOKWARI – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Papua Barat, memberikan hadiah satu unit mobil Toyota Innova kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Mobil yang diterima langsung Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan di halaman Kantor Gubernur di Arfai, Manokwari pada Senin (12/10/2020) ini, sebagai bentuk penghargaan terhadap Pemerintah Pprovinsi Papua Barat yang telah menoreh prestasi dengan menyabet juara III Paritrana Award 2019.

Paritrana Award adalah program dari pemerintah yang diberikan kepada pelaku usaha, pemerintah kota dan provinsi yang telah memberikan dukungan atau memastikan perlindungan sosial terhadap warganya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Barat, Mintje Wattu mengatakan, penghargaan ini diberikan setelah Provinsi Papua Barat menjadi juara III terbaik secara nasional sebagai penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Indonesia.

“Paritrana Award tahun 2019 ini diikuti oleh seluruh provinsi di seluruh Indonesia atau 33 Provnsi di Indonesia, kemudian tersaring menjadi 10 provinsi sebelum ditentukan tiga provinsi terbaik,” kata Mintje, saat ditemui di Kantor Gubernur Papua Barat, usai penyerahan hadiah mobil.

Pada inagurasi penyerahan Paritrana Award 2019, Juara I diraih Sulawesi Utara dan Juara II diperoleh Sulawesi Selatan. Sedangkan Provinsi Papua Barat menempati posisi ke III.

Kata Mintje, pemerintah provinsi Papua Barat sangat peduli dalam memberikan perlindungan terhadap pekerja di Papua Barat. Terbukti dari hasil regulasi perlindungan terhadap pekerja ini. Pemprov Papua Barat hampir melindungi 80 persen Penerima Upah (PU) dan 20 Persen Bukan Penerima Upah (BPU) untuk seluruh Wilayah di Papua Barat.

“Dari hasil penilaian tim Paritrana, Papua Barat di anggap konsen terhadap melindungi tenagakerjanya, sehingga mendapatkan reward ini. Angka pastinya diatas 177.000 pekerja. Tahun ini, Pemerintah Papua Barat konsen memberikan perlindungan kepada pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) dan persentasenya naik,” ujar Mintje. **

Berita lain untuk anda