482 total views (dibaca)

Makassar, TN – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menjelaskan alasan kenapa adanya keterlambatan informasi soal kematian almarhum COVID-19 285, di Makassar, Kamis (19/3).

Menurut Nurdin, keterlambatan tersebut disebabkan ketergantungan alat pemeriksaan sampel darah Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Dimana, selama ini Sulsel masih bergantung dengan laboratorium di Jakarta.

“Kita sudah punya alat di Universitas Hassanudin (Unhas), dan di Rumah Sakit Wahidin. Kita sudah miliki tim medis yang memadai. Jadi, kita tinggal persetujuan dari Kementerian Kesehatan,” jelas Nurdin Abdullah lewat siaran persnya yang diterima Teropongnews.com, di Makassar, Sabtu (21/3).

Nurdin mengatakan, pasien terjangkit COVID-19 285 itu berjenis kelamin perempuan, dan mulai terjangkit setelah kembali dari berumroh, kemudian mengalami keluhan diare dan batuk satu minggu setelah dari tanah suci.

Menurut dia, pasien tersebut kemudian dirawat di rumah sakit dengan keluhan demam. Dan pasien tersebut sempat diambil sampel untuk kemudian dikirim ke laboratorium di Jakarta

“Saya ingin jelaskan pasien Covid-285 jadi kita tidak sebut identitas, itu mengalami keluhan dan dirawat di Rumah Sakit Siloam dengan keluhan demam, serta sesak. Dan ketika dilaksanakan foto toraks menunjukkan pneumonia di kedua paru,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, almarhumah diketahui terjangkit virus corona tersebut, empat hari setelah pengambilan sampel. Sampel tersebut pun kata Nurdin, diambil pasca pasien COVID-19 285 meninggal dunia.

“Yang bersangkutan kita ambil sampelnya sudah meninggal dunia. Tetapi hasilnya baru Kamis kita dapatkan, bahwa pasien tersebut positif corona,” pungkasnya.

Berita lain untuk anda

Ishak: Waspada Covid-19, Tetap Jaga Kebersihan

 440 total views (dibaca)  440 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SAMARINDA – Kewaspadaan terhadap penyebaran penularan Wabah Covid-19…

Wagub: Saya Minta Masyarakat Sulsel Patuhi Imbauan MUI

 451 total views (dibaca)  451 total views (dibaca) Makassar, TN – Merebaknya virus Corona atau Covid-19 di…

60 Anggota Sidi Gereja GKI Imanuel Boswezen Sorong Diteguhkan, 4 Diantaranya Dibaptis

 548 total views (dibaca)  548 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG- Sebanyak 60 anggota Sidi Gereja Kristen Injili…

Astaga! Wilayah Kabupaten Halut Rawan Lakalantas

 448 total views (dibaca)  448 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, TERNATE – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Maluku…

KPID Maluku Hentikan Siaran Salah Satu TV Lokal di Ambon

 420 total views (dibaca)  420 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Maluku…

Waspada! Empat Pengendara Motor Ini Jadi Incaran Polisi Selama Operasi Patuh Mansinam

 442 total views (dibaca)  442 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AIMAS – Jajaran polisi Satuan Lalu Lintas Polres…

Galian C Rusaki Pesisir dan Laut, Menghambat Usaha Pariwisata Masyarakat

 505 total views (dibaca)  505 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG- Aktivitas tambang galian C, PT.Bagus Jaya Abadi…

Satgas COVID-19 Sebut Kota Sorong Masih Berstatus Zona Merah

 431 total views (dibaca)  431 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Pemerintah Kota Sorong melalui Satgas Covid-19, masih…

Positif Covid-19 Kini Berjumlah 1.164 Kasus, Sembuh 493 Orang

 384 total views (dibaca)  384 total views (dibaca) TEROPONGNEWS. COM, SORONG – Kasus positif Covid-19 di Kota…

5000 Paket Bantuan Presiden Disalurkan Kepada Warga Kota Sorong

 464 total views (dibaca)  464 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Sebanyak 5000 paket bantuan Presiden Republik Indonesia…