Aimas, TN – Gunawan alias Aco alias Fatli, 31, salah satu tersangka pembobol ATM BRI Link antar wilayah yang ditangkap Opsnal Satreskrim Polres Sorong, adalah oknum wartawan media online yang berkantor di Jakarta.

Awalnya, laki-laki kelahiran Nabire yang beralamat di Jalan Arteri Kelurahan Malaingkedi Distrik Malaimsimsa Kota Sorong ini, mengaku sebagai pengangguran. Tapi dari pemeriksaan yang dilakukan polisi, ditemukan ID Card wartawan dan Surat Tugas dari media Suara Kedaulatan Rakyat Indonesia (SKRI) yang bernaung di bawah PT Suara Kharisma Bintang Indonesia.

Perusahaan media tempat Gunawan bekerja, langsung memecatnya, dengan membuat STOP PRESS terhadap ID Cardnya.

Dalam surat tugas yang ditandatangani Abdul Wahid P.Diko sebagai Pemimpin Redaksi dan berlaku hingga Juli 2020 ini, jabatan Gunawan adalah wartawan Investigasi Nasional. Hal ini juga dibenarkan Abdul Wahid, yang menyatakan Gunawan adalah salah satu wartawan bagian investigasi nasionalnya, dan berkantor pusat di Plaza Aldeos Kalibata, Jakarta Selatan.

Baca juga:https://www.teropongnews.com/gulung-komplotan-bandit-bri-link-kado-opsnal-reskrim-untuk-kapolres-pandiangan/

“Kalau wartawan Investigasi Nasional, wilayah tugasnya seluruh Indonesia, tidak terbatas pada satu daerah. Ini yang membedakan dengan koresponden atau wartawan kami yang di daerah,” kata Abdul Wahid saat dihubungi Teropongnews.com.

Dengan informasi yang dia terima terkait Gunawan yang ditangkap polisi akibat tindakan kriminalnya, Abdul Wahid langsung mengeluarkan STOP PRESS atau pemberitahuan di medianya, bahwa Gunawan diberhentikan dan bukan lagi wartawan SKRI.

“Terima kasih informasinya. Saya akan keluarkan STOP untuk menyatakan pemberhentian dia sebagai wartawan kami,” tandas Abdul Wahid.

Dari keterangan yang disampaikan Kapolres Sorong, AKBP Robertus A.Pandiangan S.Ik, Gunawan terlibat dalam semua TKP yang menjadi sasaran kejahatan bersama komplotannya.

“Mulai dari pembobolan brankas di Kantor Dispenda Kabupaten Sorong hingga pencurian kartu ATM BRI Link di 4 TKP, dia terlibat semua,” tandas Kapolres, saat menggelar pers rilis terkait penangkapan komplotan ini, di Mapolres Sorong, Selasa (3/3/2020).

Selain Gunawan, ada lima orang tersangka lain yang saat ini meringkuk di sel Polres Sorong. Menurut Kapolres, masih ada dua orang tersangka lain yang menjadi buronan polisi, yakni Am dan Ma. Kedua tersangka ini terlibat dalam aksi kriminal di Kantor Dispenda Kabupaten dan gerai BRI Link di Jl Perkutut Aimas Unit 2.

Berita lain untuk anda

Laitupa Marah Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan Seperti Ayam Yang Mati

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Wahid Laitupa kesal dan marah,…

Di Kota Sorong, Rapid Tes Digratiskan Bagi Pelajar, Mahasiswa Dan Warga Kurang Mampu

TEROPONGNEWS. COM, SORONG – Pemerintah Kota Sorong menggratiskan biaya rapid tes bagi…

Akhirnya, 30 Juli 2020 Hasil Tes CPNS Papua Barat Formasi 2018 Diumumkan

TEROPONGNEWS.COM, MANOKWARI-Pengumuman hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2018…