BeritaDaerah

Sembilan Kali Kabupaten Merauke Menerima Predikat WTP dari BPK Perwakilan Papua

×

Sembilan Kali Kabupaten Merauke Menerima Predikat WTP dari BPK Perwakilan Papua

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Kepala BPKP Papua, Dr. Ir. Martuana Saragi (tengah) diapiti Wabup Merauke H. Riduwan dan Waket II DPRD Kabupaten Merauke Dominikus Ulukyanan di Jayapura, Foto Getty/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2023, Kabupaten Merauke mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Papua.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Merauke Elias Mite saat dikonfirmasi via telepon WhatsApp mengatakan dalam satu tahun BPK Perwakilan Papua melakukan pemeriksaan sebanyak dua kali di Kabupaten Merauke terkait laporan keuangan dan laporan pengelolaan aset daerah.

“Dari hasil itu Pemerintah Kabupaten Merauke mendapatkan WTP yang ke Sembilan kali diserahkan BPK di Jayapura Rabu (5/6) kemarin. Kita cukup bangga karena WTP ini bukan saja menjadi tolak ukur untuk laporan keuangan tetapi dari sisi penyelenggaraan pemerintahan menjadi contoh karena kita mendapatkan TPP itu syarat utamanya harus WTP,” terang Elias Mite, Kamis (6/6/2024).

Kepala BPKAD Kabupaten Merauke, Elias Mite

Ketika pelaksanaan penyelenggaraan penatausahaan keuangan berjalan baik, maka daerah akan mendapatkan reward atau penghargaan dari pemerintah pusat dalam hal pemberian dana-dana berdasarkan kinerja dari sisi penggunaan anggaran yang dihasilkan dengan baik. Sementara dari sisi aset, Elias mengatakan pihaknya mengikuti sosialisasi e-bmd aset dan Kabupaten Merauke menjadi salah satu kabupaten yang diminta untuk berbagi ilmu kepada kabupaten lain sebab Merauke sudah menggunakan e-bmd aset yang sudah diakui oleh KPK dan BPK.

Untuk e-bmd aset ini baru digunakan Kabupaten Merauke dan Semarang. Pencapaian yang didapat bukanlah hal mudah, melainkan sebuah proses dan kerja keras bersama semua pihak dan bentuk komitmen dan tanggungjawab yang baik sehingga dapat dipertanggungjawabkan dengan hasil yang memuaskan. Pertama, bagaimana memanets laporan keuangan yang baik yang dilakukan seluruh SKPD yang diawali dengan pelatihan peningkatan SDM sehingga mampu menata dan menyusun laporan keuangan yang baik dan benar.

“Kalau berjalan dengan baik maka kami di leading sektornya yaitu BPKAD tidak susah untuk membuat laporan keuangan sehingga ketika BPK datang semua sudah siap,” kata Mite.

Dan yang lebih membanggakan lagi, Kabupaten Merauke tidak menggunakan konsultan untuk membantu, tapi murni dikerjakan sendiri sehingga tidak diragukan lagi Sumber Daya yang sudah ada.

Selain itu, poin yang menentukan keberhasilan satu daerah atau organisasi adalah memiliki pemimpin yang tegas dan cerdas dalam membawahi seluruh OPD yang ada.

“Kami bersyukur Pak Bupati Romanus Mbaraka ini adalah orang Birokrat jadi memahami betul alurnya sehingga semua bisa berjalan baik. Dukungan dan komitmen pimpinan menjadi penyemangat kami sebagai staf untuk bekerja semaksimal mungkin dan mencapai WTP sembilan kali,” pungkas Kepala BPKAD Kabupaten Merauke.

Elias menambahkan bahwa mempertahankan WTP tidaklah mudah karena masih banyak hal yang mesti dibenahi terutama di aset daerah dan pihaknya tetap berjuang untuk Merauke. “Mudah-mudahan tahun depan kita tambah lagi menjadi 10 WTP,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *