BeritaDaerahPEMILU 2024Politik

Miliki Visi dan Misi yang Sama, Ferdinand Nyong Risamasu Optimis Kantongi Rekomendasi PKS

×

Miliki Visi dan Misi yang Sama, Ferdinand Nyong Risamasu Optimis Kantongi Rekomendasi PKS

Sebarkan artikel ini
Dr.Ferdinand Nyong Risamasu S.E, M.Sc, Agr saat menyerahkan formulir pendaftaran kepada Pengurus DPD PKS Kota Sorong, Senin (22/4/2024), Foto Hizkia/TN

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Komisaris PD Irian Bakti Papua Dr.Ferdinand Nyong Risamasu S.E, M.Sc, Agr, resmi mengajukan diri maju dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota Sorong pada Pilkada 27 November 2024 mendatang.

Hal itu dipastikan setelah dirinya mendaftarkan diri sebagai bakal Calon Wali Kota Sorong melalui DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Sorong KM 8, Senin (22/4/2024). Kedatangan Risamasu ke PKS Kota Sorong diantar dengan grup suling tambur yang meriah.

Kepada sejumlah wartawan, Ferdinand Risamasu sampaikan alasan dirinya tergerak hati mengikuti penjaringan bakal calon wali Kota Sorong periode 2024 – 2029 karena kerinduannya untuk membangun Kota Sorong yang membesarkan dirinya. Sejak lama Ferdinand Risamasu berjalan dengan semua orang, mereka punya visi dan misi yang sama yaitu Kota Sorong membutuhkan pemimpin untuk sebuah keadilan.

“Kami sudah diskusi banyak dengan PKS dari pusat hingga daerah tentang visi dan misi PKS. PKS punya visi dan misi itu sama dengan saya tentang apa yang mau dilakukan di Kota ini, Kota ini harus berkeadilan, kota ini harus sejahtera. Itulah dari awal saya melangkah, saya harus mencari partai yang mempunyai visi dan misi sama dengan saya, bukan berarti partai yang lain tidak memiliki visi dan misi yang sama, Partai Demokrasi luar biasa, PDI P apalagi, Golkar lebih hebat lagi,” ujar Dr.Ferdinand Nyong Risamasu S.E, M.Sc, Agr

Ferdinand Risamasu mengatakan kedatangannya bersama ratusan simpatisan ke PKS guna mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Sorong karena PKS adalah Partai yang konsisten. Disemua aktivitasnya Partai PKS selalu mengagungkan aspek keadilan yang menginginkan kesejahteraan bagi semua warga Indonesia yang berada di Kota Sorong

Dihadapan pengurus PKS Kota Sorong Komisaris PD Irian Bakti Papua mengapresiasi Partai PKS yang membuka pintu bagi semua anak-anak bangsa yang hebat di kepala burung tanah papua. Dari informasi yang diperolehnya ada empat orang anak bangsa yang hebat-hebat mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Sorong.

Saat ditanyakan apakah Ferdinand optimis mengantongi rekomendasi PKS untuk mencalonkan diri sebagai Walikota Sorong. Dengan santai Risamasu menjawab pengalaman dirinya sebagai seorang pendidik selama 30 tahun ia paham benar karakter setiap orang, dari gestur PKS yang diperlihatkan hari ini, Ferdinand Risamasu yakin dan Optimis mendapatkan Rekomendasi PKS.

“Yang namanya politik itu kita harus yakin, sa ini guru 30 tahun, sa lihat ko pu muka saja sa su tau ko, saya mau katakan bahwa gestur PKS hari ini membutuhkan yang lebih dari pada hanya seorang Wali Kota itulah saya merasa bahwa saya akan ada dengan PKS bersama-sama,” ungkap Risamasu dengan nada Papua yang kental.

Risamasu mempunyai tagline yaitu Sorong Kota Bersama, Artinya Kota Sorong harus dibangun bersama-sama, makna dari kata BERSAMA adalah “Berseih Eksotis Ramah Sejahtera Aman Mandiri Amanah”. Kalau bersih dan indah tidak boleh ada banjir.

Jika mendapatkan rekomendasi dan terpilih sebagai Walikota Sorong Ferdinand Risamasu punya tanggung jawab untuk bagaimana “mengurangi banjir di Kota Sorong” kenapa saya katakan mengurangi banjir, bapak/ibu saudara-saudara sekalian banjir ini fenomena dunia, kita tidak bisa menghalangi air jatuh dari langit. Di daerah lain hujan lima hari baru banjir, di Kota Sorong hujan lima menit sudah banjir, ini yang tidak boleh. Kalau kita bisa mengurangi banjir, pasti Kota Sorong bersih.

Satu hal penting dan yang paling utama Ferdinand jika terpilih menjadi Walikota Sorong 2024-2029 akan memprogramkan pendidikan gratis untuk pendidikan tingkat SD bagi Orang Asli Papua yang berada di Kota Sorong.

“Sa kasih untuk semua Orang Asli Papua yang mendengar, kalau sa terpilih jadi Wali Kota, percontohan pertama adalah anak-anak asli papua yang sekolah di SD, mulai dari mendaftar sampai tamat gratis di Kota ini. Saya tidak mengabaikan orang saudara-saudara Nusantara, namun kita menghormati afirmasi di atas tanah ini,” lanjut Risamasu.

Kota Sorong milik semua orang yang tinggal bersama-sama. Dalam tanda kutip saya tidak perna mengabaikan aspek afirmasi kepada Orang Asli Papua. Kita berada ditanah yang diatur oleh Undang-undang Otsus yang mengatur kita secara khusus itulah sebabnya saya katakan kita bersama-sama warga Nusantara yang ada di Kota ini dengan tidak mengabaikan afirmasi yang diberikan kepada Orang Asli Papua. Kalau tanya afirmasi Undang-undang Otsus, jangan tanyakan kepada Nyong Risamasu, saya dari kecil sampai besar di Kota ini, ini Kota saya.

Lebih Dr Ferdinand Risamasu menjelaskan alasan dirinya mencalonkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Sorong. Dalam afirmasi undang-undang Otsus hanya mengatur tentang Gubernur dan Wakil Gubernur harus orang asli Papua, sementara untuk Walikota dan Wakil Walikota hingga Bupati belum ada aturan yang mengatur soal itu.

“Semua orang pasti bertanya, tidak mungkin orang non Papua bisa masuk jadi calon walikota. Sampai saat ini belum satupun aturan hukum yang melarang orang non Papua untuk mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota maupun wakil walikota. Kalau bicara Gubernur dan Wakil Gubernur itu final harus Orang Asli Papua,” beber Risamasu.

Setelah dari PKS, Ferdinand Risamasu dan simpatisan melanjutkan proses yang sama ke Partai Demokrat, PAN, PSI, dan PDI-P hingga Partai Golkar yang sementara masih melakukan survey, semua kontestasi kita ikut bersama supaya ramai, masyarakat membutuhkan pembelajaran politik yang baik