BeritaEkonomiPemerintahan

Ibu Kota Nusantara Gandeng Kota Brasilia Belajar Ciptakan Pertumbuhan

×

Ibu Kota Nusantara Gandeng Kota Brasilia Belajar Ciptakan Pertumbuhan

Sebarkan artikel ini
Kepala Otoritas IKN Bambang Susantono (kanan) bersama Gubernur Kota Brasilia Ibaneis Rochadi Brasilia usai menyaksikan penandatanganan kerjasama yang dilakukan Duta Besar RI untuk Brazil, Edi Yusup dan Sekretaris Jenderal Hubungan Internasional Kota Brasilia, Paco Britto.

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Otoritas Ibu Kota Indonesia (OIKN) menjalin kerja sama dengan Kota Brasília, Brazil, untuk pertukaran ilmu pengetahuan dan kerja sama antar ibu kota baru.

“Sebagai ibu kota baru Brazil, Kota Brasilia mempunyai pengalaman dalam menjawab berbagai tantangan dalam menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi dan politik baru di tengah negara, dan hal tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi IKN,” kata Ketua OIKN Bambang. Susantono dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (19/4/2024). 

OIKN telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Distrik Federal Kota Brasília, Brazil, untuk pertukaran ilmu dan kerja sama antar ibu kota baru pada Rabu (17/7/2024).

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Kepala Otoritas IKN Bambang Susantono bersama Gubernur Kota Brasilia Ibaneis Rochadi Brasilia, disaksikan Duta Besar RI untuk Brazil, Edi Yusup dan Sekretaris Jenderal Hubungan Internasional Kota Brasilia, Paco Britto.

Hasil pertemuan tersebut salah satunya adalah menyepakati kerja sama yang lebih erat dan konkrit antara kedua kota. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Ibaneis Rocha berbagi pengalamannya dalam mengembangkan Kota Brasilia.

“Selain pembangunan kota, saya dan Gubernur Brasilia juga sepakat untuk bekerja sama dalam hal pengembangan kota pintar dan inisiatif penghijauan, pembangunan infrastruktur, pengembangan masyarakat yang berketahanan dan inklusif serta mitigasi iklim, upaya adaptasi, dan perencanaan komunitas di perkotaan. pembangunan,” kata Bambang Susantono.

Delegasi Otoritas IKN berada di Brasília untuk melaksanakan berbagai agenda bersama Pemerintah Kota Brazil, antara lain mempelajari sejarah relokasi dan perencanaan kota Brasilia, serta tantangan pengelolaan pembangunan kota ini diantaranya perkembangan permukiman dan transportasi perkotaan.

Delegasi juga bertemu dengan akademisi termasuk dari University of Brasilia yang memberikan tambahan perspektif mengenai perkembangan kota baru tersebut.

Kunjungan ini bertepatan dengan bulan peringatan 64 tahun Brazil memindahkan ibu kotanya dari Rio de Janeiro ke Brasilia pada bulan April 1960. Perjalanan pembangunan Brasilia selama enam dekade telah banyak menghasilkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan dapat menjadi pembelajaran berharga bagi perkembangan IKN. Kerja sama ini juga seiring dengan meningkatnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Republik Brazil yang menjadi tuan rumah G20 tahun ini.

Sekretaris Jenderal Hubungan Internasional Kota Brasilia, Paco Britto menyatakan kesiapan Kota Brasilia dalam mendukung pengembangan IKN.

“Bagi Kota Brasilia, kerja sama ini sangat penting, karena saat ini pemerintah kita sedang mendorong peremajaan Kota Brasilia di usianya yang ke-64,” kata Paco Britto.

Oleh karena itu, kedua pemerintah kota dapat bertukar pengalaman dan bersama-sama membangun dua kota monumental, sekaligus menjawab tantangan perkotaan saat ini.

Kerjasama dengan Kota Brasilia ini merupakan kerjasama pertukaran ilmu pengetahuan tingkat kota yang kelima yang dilakukan oleh Otoritas IKN. Sebelumnya, Otoritas IKN telah menjalin kerja sama resmi dengan Astana (Kazakhstan), Canberra (Australia), Singapura, dan Shenzhen (China). Semua kerja sama ini dilakukan untuk bertukar pengetahuan dalam membangun kota baru yang hijau, cerdas, berketahanan, inklusif, dan berkelanjutan.

Tujuan pembangunan Kota Nusantara adalah mewujudkan kota cerdas, hijau, inklusif, dan berkelanjutan dengan target nol emisi pada tahun 2045. Kota Nusantara akan memiliki 25 persen luas bangunan dan 65 persen hutan tropis, serta 10 persen lahan pertanian dari total luas wilayah yang ada.