InternasionalKemanusiaan

Bantuan untuk Palestina-Sudan Diterbangkan dengan Pesawat Garuda

×

Bantuan untuk Palestina-Sudan Diterbangkan dengan Pesawat Garuda

Sebarkan artikel ini
Presiden Joko Widodo melepas bantuan untuk Palestina dan Sudan di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/4/2024)

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia (RI) menerbangkan bantuan untuk warga sipil yang menjadi korban konflik Palestina dan Sudan dengan menggunakan pesawat udara Garuda Indonesia dari BaseOps SUMA 1 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Rabu (3/4/2023).

1728
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Setidaknya lima kontainer bantuan berisi obat-obatan, peralatan medis, antibakteri, dan makanan nutrisi yang berlabel “Humanitarian Aid From Indonesia to People of Sudan dan Mesir (Egypt)” dimasukan ke dalam bagasi Pesawat Garuda Indonesia Airbus A330-900neo.

Adapun pengiriman ke Kairo Mesir akan dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, sedangkan untuk delegasi ke Port of Sudan, akan dipimpin oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

Sebelumnya Kepala BNPB Suharyanto memperkirakan seluruh delegasi akan tiba di Kairo dan Port of Sudan pada Kamis, 4 April 2024 untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan serta melakukan beberapa kegiatan pertemuan dengan otoritas yang terkait di Mesir dan Sudan.

Pemberian bantuan bermula saat Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menerima nota diplomatik dari Mesir dan Sudan perihal permohonan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat di sana yang sedang menghadapi konflik dan wabah penyakit.

Dalam nota tersebut Pemerintah Mesir mengharapkan bantuan Pemerintah Indonesia untuk penanganan pengungsi warga Palestina yang masuk ke wilayah Mesir, sekitar Rafah Mesir (Gurun Sinai Utara), akibat adanya invasi Israel ke wilayah Gaza, Palestina.

Sementara Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pelepasan bantuan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

“Pemerintah berkomitmen menjaga perdamaian dunia serta terlibat aktif dalam misi-misi kemanusiaan baik akibat perang maupun bencana,” kata Presiden.

Presiden Jokowi menyampaikan bangsa Indonesia turut prihatin atas peristiwa kemanusiaan yang terjadi di Gaza, Palestina, dan konflik internal yang terjadi di Sudan yang menimbulkan banyak korban.

Oleh karena itu untuk kesekian kalinya Indonesia kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Mesir dan Sudan. “Bantuan yang dikirimkan hari ini senilai Rp30 miliar, berupa obat-obatan dan peralatan kesehatan dan juga bantuan lain yang disesuaikan kebutuhan di lapangan sesuai permintaan resmi pemerintah Mesir dan Sudan,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden mengatakan delegasi pengiriman bantuan dipimpin oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Suharyanto. “Semoga bantuan dapat membantu meringankan saudara kita yang sedang ditimpa musibah di Gaza dan Sudan,” harap Presiden Jokowi.

Sampai dengan Maret 2024 korban invasi Israel di wilayah Gaza berjumlah 32.333 orang meninggal dunia (12.900 anak dan 8.400 wanita), 74.694 orang luka, dan 8.100 orang hilang. Pasca-invasi darat Israel ke wilayah Gaza Utara dan Tengah, penduduk Gaza mengungsi ke wilayah Gaza Selatan – Rafah yang menjadi wilayah paling aman terakhir bagi mereka.

Saat ini di Kota Rafah, Mesir, menampung lebih dari 1,5 juta pengungsi Palestina. Untuk itu Pemerintah Mesir mengirimkan daftar permohonan bantuan berupa beberapa jenis barang yang sangat dibutuhkan di pengungsian.