TNI Gelar Apel Pengamanan, 5.051 Prajurit Siap Amankan Pemilu 2024

TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Ilyas Alamasyah Harahap, S.E., M.Tr. (Han) CGCAE, memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan TNI pada pengamanan Pemilu tahun 2024, Kamis (1/2/2024).

Apel Gelar Pengamanan yang dilaksanakan di Alun-alun Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya itu dihadiri oleh PJ Walikota Sorong, Pj Bupat Sorong, Pejabat Forkopimda, DPRD, Bawaslu, dan KPU.

Pangdam mengatakan bahwa gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan sejauh mana kesiapan personil dalam rangka mendukung pengamanan kegiatan pemilu tahun 2024 di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya.

“Ada sekitar 5.051 prajurit yang kami siapkan. Selain fokus pada aspek personel, apel ini juga melibatkan pengecekan kesiapan materil dan alat perlengkapan yang akan digunakan dalam pengamanan pemilu tahun 2024,”ujar Pangdam.

Pangdam berharap, pentahapan pemilihan presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif harus dijaga dengan baik sehingga mencegah konflik yang terjadi. Dengan demikian, kelancaran pesta demokrasi rakyat dapat berjalan sebagaimana mestinya.

“Kita dituntut untuk mampu bekerja sama dengan seluruh komponen bangsa untuk mewujudkan stabilitas keamanan dan kondusifitas wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya,” tutur Pangdam.

Ia juga menegaskan bahwa, prajurit tidak boleh mengesampingkan potensi konflik sekecil apapun dan harus dapat mengantisipasi agar tidak berkembang menjadi konflik yang besar yang dapat mengancam keutuhan bangsa.

“Selanjutnya, saya berpesan kepada semua prajurit agar pegang teguh integritas dan komitmen Netralitas TNI/Polri untuk tidak berpolitik praktis. Netralitas TNI tidak bisa ditawar-tawar lagi, karena menjadi kunci kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI dan Polri, gaungkan terus pemilu damai dikalangan masyarakat sehingga muncul keinginan untuk menjaga ketertiban dan persaudaraan tumbuh dengan erat.” tegasnya.

Mayjen TNI Ilyas Alamasyah menambakan, hindari pelanggaran sekecil apapun yang berkaitan dengan pemilu yang akan merugikan diri sendiri, keluarga dan satuan. lakukan pengecekan secara terus menerus dan pastikan bahwa semua bagian memahami akan tugas dan tanggung jawab masing-masing, tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang tinggi dalam mengantisipasi setiap perkembangan situasi yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan. bertindak secara profesional dan proporsional dengan tetap menjunjung tinggi ketentuan hukum yang berlaku.

Tingkatkan koordinasi secara optimal agar tercipta sinergitas yang solid sehingga semua kegiatan dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar, jaga selalu kebugaran fisik dan kesehatan, sehingga kita dapat menjalankan tugas dengan baik dan maksimal, sampaikan secara intensif dan terus menerus disemua kalangan masyarakat untuk mewujudkan pemilu damai diseluruh wilayah,’ tutupnya

Turut hadir, Pangkoarmada III Sorong, Kabinda Papua Barat, Danrem 181/Praja Vira Tama, Danpasmar 3, Danlantamal XIV Sorong, Para Pejabat Korem 181/Praja Vira Tama, Perwakilan TNI AU, Pj. Walikota Sorong Dan Plh, Pj. Bupati Sorong, Kajari Sorong dan Ketua Pengadilan Negeri Sorong, Ketua DPRD Kota Sorong dan Ketua DPRD Kabupaten Sorong, Dirpolairud Polda Papua Barat, Kapolresta Sorong dan Kapolres Sorong, Ketua KPU dan Bawaslu Provinsi Papua Barat Daya, Ketua KPU dan Bawaslu Kota Sorong, Ketua KPU Dan Bawaslu Kabupaten Sorong.