Pemkot Klarifikasi Polemik Pegawai Kontrak Damkar Kota Ambon

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ambon, Steven Dominggus. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ambon, Steven Dominggus, akhirnya mengklarifikasi polemik pegawai kontrak Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ambon, yang tidak lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023 lalu.

“Pemkot Ambon melalui BKPSDM selaku penyelenggara, hanya bertugas memfasilitasi proses seleksi, dimulai dari pendaftaran, pemberkasan dokumen, hingga pelaksanaan seleksi (Tes CAT), sehingga tidak ada intervensi atau upaya, guna mempengaruhi hasil tes. Ini murni merupakan kewenangan Panitia Seleksi Nasional (Penaselnas) BKN,” ungkap Dominggus kepada wartawan, di Balai Kota Ambon, Kamis (1/2/2024).

Menurutnya, dari hasil rapat koordinasi dengan BKN Regional IV Makassar di Palu (Sulawesi Tengah), prioritas hasil kelulusan diutamakan bagi honorer daerah dengan kualifikasi Eks THK-2, sebagai prioritas I yang berperingkat terbaik, yang memiliki masa kerja lebih lama.

“Jika kuota honorer eks THK-2 telah terisi dan masih ada formasi yang kosong, baru dimasuki oleh tenaga non ASN yang bekerja pada instansi setempat, dengan peringkat terbaik sebagai prioritas II,” beber dia.

Dominggus menegaskan, jika PJ Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena telah mencarikan solusi, dan akan diupayakan agar terealisasi, terkait dengan polemik yang terjadi saat ini.

“Solusi yang pak penjabat tawarkan adalah, kita menyurati BKN untuk memprioritaskan ke-20 orang pada tes yang dibuka tahun ini. Kemudian dilihat mekanisme dan kualifikasi, serta persyaratan pada saat kualifikasi itu dibuka,” tandasnya.

Untuk diketahui pengumuman resmi tentang hasil kelulusan PPPK sesuai surat Plt. kepala BKN Nomor: 12133/B-SI.02.01/SD/E.II/2023 tanggal 14 Desember 2023 perihal penyampaian hasil seleksi kompetensi PPPK jabatan fungsional sebayak 56 orang dengan formasi, analis sebanyak 3 orang, terampil sebanyak 5 orang, dan pemula sebanyak 20 orang.