Telkom Group Diminta Segera Sediakan Jaringan Backup di Merauke

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Putusnya kabel optik ruas Merauke -Timika per 4 Januari 2023 sekitar pukul 09.50 WIT berdampak merugikan masyarakat Papua Selatan.

Pasalnya, kondisi yang sama terjadi setiap tahun bahkan sampai berulang dalam satu tahun. Atas nama masyarakat dan pemerintah Provinsi Papua Selatan, Pj Gubernur Apolo Safanpo minta agar pihak Telkom Group segera menyediakan jaringan backup sehingga masyarakat dapat mengakses dan tidak mengalami kelumpuhan sambil melakukan perbaikan.

“Kalau sudah pulih, maka harus ada perawatan yang dilakukan secara rutin supaya bisa mengidentifikasi potensi-potensi kerusakan,” pinta Pj Gubernur Papua Selatan, Jumat (5/1/2024) di Merauke.

PT Telkom Group ditekankan serius melakukan penanganan agar setiap tahun masyarakat tidak harus sakit hati dengan kondisi yang sama, karena Papua Selatan jadi langganan putusnya jaringan internet.

Kepala Dinas Kominfo Papua Selatan melalui Kabid Aplikasi Informatika, Nugroho Aristanto menyatakan, penurunan kualitas layanan Telkomsel Grup disebabkan terjadinya gangguan SKKL SMPCS di ruas Merauke-Timika pada KM 138 dari STO Merauke di kedalaman 42 Meter segmen laut.

“Menurut informasi dari Telkom Group, langkah yang dilakukan saat ini layanan Telkom Group area Merauke telah dialihkan menggunakan backup link Palapa Ring Timur dan satelit dengan kapasitas yang terbatas,” ucap Nugroho.

Sementara, ada V-sat dengan bandwidth sekitar 500-600 mega, kemudian diaktifkan lagi backbone di station Jalan Jawa, (V-sat diameter 10 meter bandwidth kurang lebih 1 Giga untuk didistribusikan ke pelanggan prioritas). Sementara untuk di Pemprov Papua Selatan melalui Dinas Kominfo, masih memiliki backup lewat V-sat Star link sebanyak 8 unit yang tersebar di beberapa SKPD.

Belum ada informasi pasti kapan dan berapa lama proses perbaikan, sementara posisi kapal maintenance sedang melakukan perbaikan di wilayah Batu Ampar di Batam.

Dengan putusnya jaringan internet, masyarakat diimbau menerimanya dengan sabar sambil menyesuaikan diri di spot-spot jaringan yang tersedia sambari bersosialisasi dengan sesama pencari signal.

“Memang kalau dilihat dari dampak bisnis banyak kendala, tapi mari kita tetap sabar,” tuturnya.