Presiden Jokowi Resmikan Proyek Tangguh Train 3 di Teluk Bintuni Papua Barat

Presiden Joko Widodo meresmikan proyek strategis nasional (PSN) Tangguh LNG Train 3 di Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat (23/11/2023). (Foto: BP)

TEROPONGNEWS.COM, TELUK BINTUNI –  Presiden Joko Widodo meresmikan proyek strategis nasional (PSN) Tangguh LNG Train 3 di Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat (23/11/2023). PSN ini bakal menjadi produsen gas terbesar di Indonesia. Nantinya, kapasitas produksi maksimal sekitar sepertiga dari total produksi gas negara akan dipasok dari tiga kilang Tangguh ini. 

Peresmian oleh presiden ini menandakan mulai beroperasinya Train 3 secara komersial pada 18 Oktober lalu,  serta menggarisbawahi kontribusi Tangguh yang signifikan terhadap ketahanan energi Indonesia. 

Peresmian Kilang Tangguh LNG Train 3 dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Investasi Bahlil  Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, BP Executive Vice President  Gas & Low Carbon Energy, Anja-Isabel Dotzenrath, dan BP Regional President Asia Pacific Gas & Low Carbon Energy, Kathy Wu. 

“Tangguh LNG adalah produsen gas terbesar di Indonesia dan proyek Train 3 akan memainkan peran yang  sangat penting dalam meningkatkan produksi gas tahunan negara,” kata Menteri ESDM Arifin Tasrif. 

Arifin menambahkan bahwa proyek tersebut telah mempekerjakan 5.450 pekerja lokal dari Tanah Papua. 

Sementara Anja-Isabel Dotzenrath menyatakan rasa terhormat kepada Presiden Joko Widodo yang berkenan uk meresmikan Tangguh Train 3. 

“Tangguh merupakan fasilitas LNG tingkat dunia yang mana 70% pekerjanya adalah masyarakat lokal  Papua. Indonesia merupakan negara penting bagi portofolio bp, dan kami sangat berterima kasih atas  dukungan dari Pemerintah Indonesia dalam membantu kami mendukung kebutuhan energi Indonesia yang  terus berkembang,” katanya.

Rampungnya proyek Train 3 merupakan tonggak pencapaian utama bagi Tangguh, yang selama 14 tahun terakhir telah menjadi pilar bagi infrastruktur energi Indonesia. Sekitar sepertiga dari produksi Tangguh LNG dipasok untuk melayani pasar domestik, cukup untuk mengalirkan listrik bagi sekitar 18 juta rumah. Pada 18  Oktober 2023, Train 3 berhasil mengirimkan kargo LNG pertamanya ke PLN. 

Ini adalah pertama kalinya seorang Presiden Indonesia berkunjung ke Tangguh, yang berjarak 3.000 kilometer  dari Jakarta tanpa adanya penerbangan langsung. Bagi Tangguh, perjalanan tersebut berawal hampir 40 tahun  yang lalu dengan ditandatanganinya perjanjian kontrak kerja sama Berau pada tahun 1987. Konstruksi  Tangguh Train 3 dimulai pada tahun 2016 dan pada Juli 2023, proyek tersebut secara aman diselesaikan dan  siap untuk dioperasikan. 

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyampaikan fase pengembangan selanjutnya dari Tangguh, yaitu  proyek UCC yang juga merupakan proyek strategis nasional. Selain untuk memperpanjang usia lapangan gas,  proyek tersebut juga bertujuan untuk memanfaatkan teknologi penangkapan, pemanfaatan, dan  penyimpanan karbon (CCUS) untuk mengurangi emisi gas rumah kaca Tangguh, dan berpotensi menerima dan  menyimpan CO2 pihak ketiga sehingga mampu mendukung target emisi Net Zero Indonesia pada 2060 atau  lebih cepat. 

Tangguh LNG terletak di Kabupaten Teluk Bintuni, provinsi Papua Barat. Proyek ini mulai beroperasi  di tahun 2009 dan saat ini terdiri dari fasilitas produksi gas lepas pantai yang memasok tiga train likuifikasi gas masing-masing sebesar 3,8 mtpa. 

Tangguh dioperasikan oleh BP Berau Ltd sebagai kontraktor SKK Migas mewakili kontraktor kerja sama  lain. BP Berau Ltd memiliki 40,22% kepemilikan di proyek ini. Mitra Tangguh yang lain adalah MI Berau  B.V. (16.30%), CNOOC Muturi Limited (13.90%), Nippon Oil Exploration (Berau), Limited (12.23%), KG  Berau Petroleum Ltd (8.56%), KG Wiriagar Petroleum Ltd. (1.44%), dan Indonesia Natural Gas  Resources Muturi Inc. (7.35%) 

Proyek pengembangan Tangguh melibatkan 17.500 ton besi struktur (melebihi bobot Menara Eiffel) dan menggunakan 70.000 meter kubik semen (setara dengan volume 28 kolam renang ukuran Olimpiade).

BP merupakan salah satu investor asing terbesar di Indonesia. Selain dari Tangguh LNG, BP memiliki  kegiatan eksplorasi di Aceh dan Jawa Timur; usaha gabungan SPBU dan bahan bakar pesawat, serta merek pelumas Castrol.