Kriminalitas

Kritik Pungli di Rutan KPK, Novel: Kalau Korup dan Tak Jujur akan Terjadi Hal Serupa

×

Kritik Pungli di Rutan KPK, Novel: Kalau Korup dan Tak Jujur akan Terjadi Hal Serupa

Sebarkan artikel ini
Eks Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan (Foto: Instagram/@novelbaswedanofficial).

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengkritik petugas dan pimpinan KPK buntut kasus dugaan pungutan liar (pungli) di rumah tahanan KPK senilai Rp 4 miliar itu. Menurutnya, itu merupakan tindakan suap dan pemerasan terhadap para tahanan.

“Terminologinya jangan pungli mas, itu bahasanya pimpinan KPK yang ingin menyederhanakan masalah,” kata Novel kepada wartawan, Jumat (23/6/2023).

Menurut Novel apa yang dilakukan dewan pengawas (Dewas) dapat dinilai dari kinerja para pimpinan KPK yang kurang integritas saat menjalankan tugas sebagai lembaga negara yang netral dalam menguak kasus korupsi.

4401
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Bahkan, Novel menyebut jika kinerja pemimpin KPK tidak jujur dan terbuka maka rentetan kasus serupa akan terus terjadi di tubuh lembaga anti rasuah itu.

“Seperti apapun, ketika teladan dari pimpinan KPK adalah justru korup dan suka tidak jujur, ditambah Dewas yang tidak sungguh-sungguh bekerja untuk mengawasi, akan banyak terjadi hal serupa,” papar dia.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah mencari bukti keterlibatan para petugas Rutan KPK usai dewan pengawas menemukan aksi pungutan liar sebesar Rp 4 miliar di lembaga anti rasuah itu.

Menyikapi hal itu, Kepala Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan pihaknya akan merotasi pegawai rutan guna menelisik lebih rinci yang diduga terlibat dalam praktik pelanggaran kode etik KPK itu.

“KPK juga langsung melakukan rotasi dari beberapa pegawai di rutan cabang KPK untuk kemudian memudahkan juga pemeriksaan-pemeriksaan oleh penyelidik KPK,” kata Ali saat ditemui awak media di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (20/6/2023).

Ali menjelaskan KPK akan menindak tegas jika terbukti ada oknum yang terindikasi melakukan malapraktik pungli tersebut. Bahkan, kata Ali KPK akan menangani sendiri prosedur hukum yang berlaku.

“KPK menganut zero tolerance, kami tidak berlakukan khusus kepada siapapun, kalau ada dugaan terlebih pidana sekarang justru lebih tegas, kami tangani sendiri penegakan hukumnya,” ungkap Ali.