Berita

Pansel MRP-PBD Kabupaten Raja Ampat Bergerak, Mulai Sosialisasi di 13 Distrik

×

Pansel MRP-PBD Kabupaten Raja Ampat Bergerak, Mulai Sosialisasi di 13 Distrik

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Kesbangpol kabupaten Raja Ampat, Abdul Manaf Wihel, S.Pd,. M.Si dan Sekretaris Pansel MRP-PBD kabupaten Raja Ampat, Mohliyat Mayalibit, SH.


TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT – Panitia Seleksi (Pansel) Majelis Rakyat Papua Papua Barat Daya (MRP-PBD) periode 2023-2028  kabupaten Raja Ampat akan melakukan sosialisasi pencalonan anggota MRP-PBD wilayah Kabupaten Raja Ampat

Pansel kabupaten Raja Ampat sebelumnya telah dibentuk dan dilantik oleh Pansel Provinsi Papua Barat Daya, yang terdiri dari unsur pemerintah, masyarakat adat, TNI/Polri dan Kejaksaan.

Kepala Badan Kesbangpol kabupaten Raja Ampat, Abdul Manaf Wihel, S.Pd,. M.Si.,mengatakan bahwa pada Selasa, (4/3/2023) Pansel akan turun ke 13 distrik di wilayah Raja Ampat untuk melakukan sosialisasi terkait rekrut anggota MRP.

“Tim Pansel telah mempersiapkan diri untuk Selasa (4/3/2023) besok mengadakan sosialisasi terkait dengan tahapan MRP untuk kabupaten Raja Ampat. Dengan mengambil rute dari Waisai menuju wilayah Misool, kemudian pulau Salawati dan Batanta. Setelah itu, selang satu hari berikutnya tim akan bergerak menuju Waigeo, “jelasnya, Senin (3/3/2023).

Abdul menuturkan, setelah dilakukan sosialisi rekruitmen anggota MRP Raja Ampat, ia berharap pada tanggal 13 April 2023 para bakal calon sudah menyiapkan diri untuk melakukan pendaftaran.

“Harapannya di awal bulan Juni 2023,nama-nama yang diakomodir oleh tim , sesuai dengan tahapan-tahapan seleksi, di mana hanya 4 kuota yang diberikan oleh MRP PBD untuk kabupaten Raja Ampat, terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan. Mereka ini akan mengangkat semua aspirasi masyarakat lokal, khususnya suku Maya,”jelasnya.

Sementara , Sekretaris Pansel MRP- PBD Wilayah Raja Ampat, Mohliyat Mayalibit mengatakan bahwa ia sudah memperhitungkan terkait kendala-kendala yang akan dihadapi saat melakukan sosialisasi nanti, salah satunya adalah kondisi geografis dan cuaca di Raja Ampat.

“Raja Ampat ini kan daerah kepulauan,dengan kondisi geografis yang cukup luas, tata wilayah pemerintahan dan penyebaran penduduk dan etnis suku representasi yang tidak terfokus pada satu pulau ini juga yang jadi kendala .Oleh karena harapan kami Kesbangpol agar kendala tersebut menjadi pertimbangan dan perhitungan. Mungkin ada interval waktu, sebab semua tergantung dengan kondisi alam, ” pungkasnya.