Berita

Hangzhou Jajaki Kerjasama Sister City dengan Kota Bandung

×

Hangzhou Jajaki Kerjasama Sister City dengan Kota Bandung

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kota (Pemkot) Hangzhou menjajaki kerja sama sister city dengan Pemkot Bandung, di Harris Hotel, Rabu (15/3/2023). Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Hangzhou menjajaki kerja sama sister city dengan Pemkot Bandung, di Harris Hotel, Rabu (15/3/2023).

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengaku, saat ini Kota Bandung sudah memiliki tiga kota sister city dari China.

“Tapi kami berharap ini (Hangzhou) bisa menjadi kota keempat, yang menjalin sister city dengan Kota bandung,” ucap Yana.

4409
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Ia menjelaskan, Kota Bandung memiliki keunggulan dari Sumber Daya Manusia (SDM) yang kreatif. Tak hanya itu, keunggulan Kota Bandung pun terdapat pada sektor pariwisata dan produk UMKM.

“Kita tidak memiliki sumber daya alam, tapi SDM-nya kreatif. Sehingga 2012 dinobatkan sebagai kota kreatif oleh UNESCO. Selain itu, jasa pariwisata menjadi keunggulan Kota Bandung, termasuk sektor pengusaha UMKM,” ungkapnya.

Selain itu, Kota Bandung juga memiliki perguruan tinggi terbanyak, dan terbaik pada sebuah kota di Indonesia, yang menjadi salah satu nilai tambah dari kota ini.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Hangzhou, Ke Jixin mengaku, tujuan kedatangannya ke Kota Bandung untuk menyampaikan iklim investasi di Hangzhou. Sehingga bisa membuka ajakan investasi dan yang lainnya.

“Kami merasa Hangzhou juga memiliki nilai-nilai yang mirip dengan Kota Bandung, yakni kreatif dan inovatif. Maka dari itu, kami menindaklanjuti Hangzhou sebagai sister city keempat Kota Bandung dari China,” ucap Jixin.

Ia mengaku, jika dulu kerjasama ini pernah diinisiasi, tapi terputus karena pandemi Covid-19.

“Jadi saat ini akan lebih baik jika bisa memulai dari awal lagi. Kita akan mempercepat proses kerjasama ini sebelum September 2023,” tuturnya.

Penduduk Kota Hangzhou ada sebanyak 12 juta jiwa. Namun, sehari-harinya di jam kerja bisa mencapai 15 juta jiwa.