Berita

Bupati Merauke : Perbaikan Ekonomi Rakyat Bergerak Lebih Cepat

×

Bupati Merauke : Perbaikan Ekonomi Rakyat Bergerak Lebih Cepat

Sebarkan artikel ini
Pemotongan kue ulang tahun ke 121 Merauke, oleh Bupati Romanus Mbaraka.Foto-ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Bupati Merauke, Romanus Mbaraka menuturkan, perbaikan ekonomi rakyat Merauke bergerak lebih cepat dengan adanya pameran, pasar malam dan malam hiburan. Pendapatan UMKM capai 1 juta hingga 3 juta lebih dalam satu malam.

Ini membuktikan bahwa peredaran uang dan daya beli rakyat sudah maksimal dan diharapkan terus beranjak naik sehingga permintaan dan penerimaan berlangsung efektif.

“Kalau ini terjadi, maka negeri ini akan tumbuh, negeri ini pasti maju,” ungkap Bupati Merauke, Romanus Mbaraka pada puncak HUT ke121 Merauke Papua Selatan, Minggu (12/2/2023) malam di Halaman Kapsul Waktu.

Guna meningkatkan ekonomi masyarakat, sebelumnya Pemkab Merauke mengkucurkan bantuan langsung tunai sekitar 6 miliar kepada orang asli Papua sesuai dengan UU Otsus, baik untuk kelompok maupun perorangan. Pemberdayaan masyarakat akan terus dilakukan untuk lebih mandiri dan mampu bersaing.

Kembali Romanus mengajak semua stakeholder bergerak bersama sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing guna mendorong pembangunan daerah dan masyarakat yang terus maju.

Secara berproses infrastruktur jalan di Merauke akan terus dikerjakan. Kendala utama Merauke adalah tanah lumpur sehingga untuk pengerjaan jalan dengan kualitas yang bagus membutuhkan biaya sekitar 6-8 miliar. Dengan kontruksi beton, material impor dan besi keramba atau anyaman besi lalu dicor dan diakhiri dengan pengaspalan.

Berikut, kepada seluruh masyarakat diajak tetap jaga persaudaraan dan kedamaian di wilayah Merauke Selatan Papua meski dalam perbedaan. Menurut Romanus, tanpa perbedaan suatu wilayah tidak bisa maju. Selain itu diingatkan pula, generasi penerus harus sekolah untuk bisa maju dan merubah nasib.

“Tanpa sekolah anda bisa hidup, tapi tanpa sekolah anda tidak bisa berkembang. Orang tua harus sekolahkan semua anak-anak, banyak fasilitas, banyak biaya dari pemerintah bagaimana orang tua mendorong anaknya sekolah.”

Tetapi lebih dari itu, semua insan harus lebih dekatkan diri kepada Tuhan dan Allah Sang Pemberi Hidup dan berkat melalui berdoa dan bekerja, sehingga ada keseimbangan, sebab tanpa kasih Allah semua yang diperjuangkan akan sia-sia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *