Direktur RSUD R4 Apresiasi Tim Dokter FKG UI Operasi Bibir Sumbing dan Celah Bibir

Tim Dokter Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) Saat melaksanakan Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit di RSUD Raja Ampat, Rabu (7/12/2023), Foto Ist / TN

TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT – Direktur RSUD Raja Ampat, Meidi L. Maspaitela S. Gz. MM mengapreasi kegiatan operasi bibir sumbing dan celah bibir yang di lakukan oleh Departemen Bedah Mulut dan Maksilofasial Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) di Rumah Sakit Umum Raja Ampat, Rabu (7/12/2022).

Saat ditemui di RSUD Raja Ampat, Jumat, (9/12/2022) Meidi L Maspaitela S.Gz., MM menjelaskan sebanyak 17 orang yang ikut berpartisipasi mendapatkan operasi bibir sumbing dan celah langit, jumlah tersebut tidak hanya dari Kabupaten Raja Ampat tetapi di beberapa daerah di Papua Barat seperti Kota Sorong, dan Sorong Selatan dan Fak-Fak.

“Sebanyak 17 orang yang menjalani operasi bibir sumbing dan operasinya berjalan aman, operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit pada 17 pasien yang bukan hanya dari Raja Ampat tetapi juga dari Fak-fak dan Kota Sorong, Sorong Selatan,” ujar Meidi L Maspaitela.

Dirut RSUD Raja Ampat menjelaskan bibir sumbing atau celah pada mulut adalah kelainan bentuk yang bisa terjadi pada satu atau kedua sisi mulut. Penyebab bibir sumbing pada bayi bisa jadi berawal sejak sebelum kelahiran atau pada masa perkembangannya di dalam kandungan.

Kondisi ini terjadi ketika jaringan pembentuk bibir dan langit-langit mulut gagal menyatu dengan sempurna. Operasi yang dilakukan ada dua bagian yaitu operasi bibir sumbing dan celah langit bagian dalam.

“Operasi yang dilakukan ada dua bagian, yang pertama operasi bagian bibir sumbing, dan yang kedua operasi celah langit bagian dalam,” Bebernya.

Tim Dokter sebagian akan pulang pada hari Sabtu dan sebagian akan standby di sini sampai dengan lepas benang, mereka bertanggung jawab sampai lepas benang, Direncanakan hari Kamis pekan depan jahitan akan dilepas.

Ia menyebut, selama pelaksanaan kegiatan tidak ada kendala selama kegiatan, meski yang dikuatirkan adalah listrik, namun listrik tetap stabil hingga kegiatan selesai, kami juga kuatir akan ketersedian oksigen, namun semua tercukupi dengan baik.

Sementara itu, salah satu orang tua yang anaknya ikut operasi bibir sumbing dan celah langit mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah daerah atas kerja samanya. Kegiatan ini sangat membantu kami masyarakat yang berpenghasilan rendah.

“kegiatan ini sangat membantu kami, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemda Raja Ampat atas kerja samanya, kami sangat terbantu dengan adanya program seperti ini,” ujar salah satu orang tua yang duduk menjaga anaknya.