Berita

Ahli Waris Korban Penembakan KKB Asal Selayar Diberi Santunan

×

Ahli Waris Korban Penembakan KKB Asal Selayar Diberi Santunan

Sebarkan artikel ini
Penyerahan santunan oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, saat Rapat Paripurna Istimewa, dalam rangka HUT ke-353 Provinsi Sulawesi Selatan dengan tema "Sulsel Optimis, Sulsel Tangguh, Ekonomi Berdaulat", di Gedung Paripurna Lantai 3 gedung DPRD Sulsel, Rabu (19/10/2022). Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman memberikan santunan kematian kepada ahli waris korban penembakan KKB. Korban merupakan warga asal Selayar.

Penyerahan dilakukan oleh Gubernur, saat Rapat Paripurna Istimewa, dalam rangka HUT ke-353 Provinsi Sulawesi Selatan dengan tema “Sulsel Optimis, Sulsel Tangguh, Ekonomi Berdaulat”, di Gedung Paripurna Lantai 3 gedung DPRD Sulsel, Rabu (19/10/2022)..

Mereka yang menerima, tiga diantaranya korban penembakan KKB Papua asal Kabupaten Kepulauan Selayar. Yakni A. Mawar, ahli waris Sirajuddin; Anriani dg. Marannu, ahli waris Dg. Marannu; Dan Hajrawati, ahli waris Taufan Amir.

Serta diberikan santunan kematian, untuk Nur Ati, ahli waris Basman, korban kapal tenggelam. Korban merupakan nelayan asal Kabupaten Bulukumba; dan Hasmia, ahli waris Adil Akbar korban kapal meledak di Korea Selatan, asal Kabupaten Bone.

“Kami berduka cita. Semoga santunan yang diberikan dapat bermanfaat untuk para ahli waris keluarga korban,” ujar Andi Sudirman.

Sementara itu, ahli waris penerima santunan sangat berterima kasih atas kepedulian Gubernur Sulsel.

Hajrawati, ahli waris dari Taufan Amir menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulsel dalam hal ini Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.

“Kami sangat berterimah kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi tingginya atas perhatian bapak Gubernur Sulsel melalui Dinas Sosial Provinsi Sulsel, atas perhatian dan santunan kepada kami ahli waris dari korban penembakan KKB Papua,” ujarnya.

“Bantuan ini akan kami pergunakan sebaik-baiknya untuk kelangsungan hidup keluarga kecil kami di kota kelahiran kami, di kabupaten Kepulauan Selayar,” tambah dia.

Hal sama diungkapkan oleh Hasmia, ahli waris Adil Akbar korban kapal meledak di Korea Selatan, asal Kabupaten Bone.

“Saya ucapkan terima kasih banyak atas perhatian dari pemerintah terkhusus bapak Gubernur, untuk memberi bantuan santunan kepada keluarga kami,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *