Papua Muda Inspiratif Target Lahirkan 10.000 Petani Milenial

Ketua Papua Muda Inspiratif, Yakob Tabuni. (Foto:Ist/TN)

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Program Petani Milenial Provinsi Papua Barat yang dikolaborasikan oleh Komunitas Papua Muda Inspiratif (PMI), dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat yang diluncurkan beberapa waktu lalu terus melahirkan petani-petani milenial.

Ketua Papua Muda Inspiratif (PMI) Papua Barat, Yakob Tabuni mengatakan bahwa hingga saat ini tercatat kurang lebih 2.500 pemuda telah mendaftar mengikuti program ini.

Mereka yang tercatat ada di bidang Papua pembangunan kreatif Youth Creative Hub, di mana menjadi pusat inkubasi anak-anak muda Papua. Kemudian pertanian, perikanan, peternakan, ekonomi dan sosial, digital kreatif dan juga ada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Jadi itu beberapa bidang yang saat ini PMI sedang dorong di Papua dan Papua Barat. Hingga saat ini, membernya sudah sekitar Rp2.500 lebih dari bidang yang tadi. Target dari petani milenial sendiri yaitu melahirkan 10.000 petani milenial dalam kurun waktu 2021 sampai 2025. Sedangkan target nasional sendiri itu 2,5 juta petani milenial, “jelas Yakob Tabuni belum lama ini.

Yakob mengungkapkan, belum lama ini PMI melakukan pelatihan terhadap 1.250 petani milenial di Papua dan Papua Barat. Khusus wilayah Sorong, dilakukan pelatihan terhadap 60 anak muda atau petani milenial.

Lewat pelatihan itu, para petani milenial wilayah Sorong mengimplementasikannya dengan melakukan penanaman jagung di lahan kosong yang ada di kabupaten Sorong, tentunya dengan bekerjasama dengan pemerintah daerah dan provinsi dan pusat.

“Setelah itu kita tidak kasih tinggal saja, tapi nanti ada pelatihan-pelatihan via daring/zoom terkait bagaimana merawat jagung. Penanaman jagung tidak hanya di Kabupaten Sorong saja, di Kabupaten Sorong Selatan juga hari ini (red) ada dua kelompok yang melakukan penanaman di lahan seluas 2 hektar, “terangnya.

Sementara itu, Ketua PMI kabupaten Sorong Martinus Ulimpa yang juga merupakan anggota DPRD kabupaten Sorong memberikan apresiasi kepada ketua PMI pusat, Billy mambrasar dan juga PMI Provinsi Papua Barat yang mana telah membentuk wadah untuk bisa merangkul anak-anak muda Papua agar mampu bersaing lewat program petani milenial.

“Lewat petani milenial ini kita bisa memberdayakan mereka untuk bisa bersaing di dunia bisnis. Untuk diketahui bahwa kita punya pengurus PMI bukan hanya bergerak dibidang petani saja tetapi kita juga bergerak di koperasi. Kita juga punya YouTube kreatif. YouTube keratif ini bergerak di bidang seni, bagaimana kita bisa mengangkat alam di Papua ini, “ucap Martinus.

Khusus di kabupaten Sorong, sambung Martinus, PMI akan terbentuk sampai di tingkatan distrik dan kampung, untuk bagaimana potensi masyarakat khususnya masyarakat Orang Asli Papua (OAP) bisa berkembang dan juga bisa bersaing dalam berbisnis.