Berita

Oktober 2021, Kota Ternate Alami Inflasi

×

Oktober 2021, Kota Ternate Alami Inflasi

Sebarkan artikel ini

TEROPONGNEWS.COM, TERNATE – Pada Oktober 2021, Kota Ternate mengalami inflasi sebesar 0,66 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,19.

1550
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Demikian siaran pers Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara (Malut), yang diterima Teropongnews.com, di Ternate, Rabu (3/11/2021).

Dari 90 kota IHK, 68 kota mengalami inflasi dan 22 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Sampit sebesar 2,06 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Banyuwangi dan Sumenep sebesar 0,02 persen.

Sementara deflasi tertinggi terjadi di Kota Kendari sebesar 0,70 persen, dan deflasi terendah terjadi di Kota Bengkulu sebesar 0,02 persen.

Tingkat inflasi tahun kalender Oktober 2021 (Oktober 2021 terhadap Desember 2020) sebesar 1,07 persen, dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Oktober 2021 terhadap Oktober 2020) sebesar 2,58 persen.

Pada Oktober 2021, Kota Ternate mengalami inflasi pada tiga kelompok pengeluaran, deflasi pada tiga kelompok pengeluaran dan lima kelompok pengeluaran stagnan.

Kelompok yang mengalami inflasi yaitu kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau 1,29 persen; kelompok Transportasi sebesar 1,89 persen; dan kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 0,24 persen.

Kelompok yang mengalami deflasi yaitu kelompok Pakaian dan Alas Kaki sebesar 0,03 persen; kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,15 persen; dan kelompok Kesehatan sebesar 0,03 persen.

Sementara kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga; kelompok Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan; kelompok Rekreasi, Olahraga, dan Budaya; kelompok Pendidikan; dan kelompok Penyedia Makanan dan Minuman/Restoran tidak mengalami perubahan indeks (stagnan).