BeritaObituari

Pansel Calon Sekot Ambon Minta Rekomendasi KASN, Ini Alasannya

×

Pansel Calon Sekot Ambon Minta Rekomendasi KASN, Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengaku, enam nama pejabat yang telah mengikuti assesment Pimpinan Tinggi Pratama memiliki potensi yang sama, untuk mengisi jabatan sebagai Sekretaris Kota (Sekot) Ambon.

1728
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Olehnya itu, Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Calon Sekot Ambon akan mengirimkan ke enam nama tersebut kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta, untuk mendapat rekomendasi.

“Pansel lengkap telah selesai rapat, dan telah melaporkan kepada saya dan Wakil Wali Kota tentang hasil kerja dari pansel. Dimana pansel alami kesulitan untuk memilih dan menetapkan dari para calon yang ikuti assesment,” kata Wali Kota kepada wartawan, di Ambon, Rabu (3/11/2021)).

Dia mengaku, setelah mendengar laporan dari Pansel, dan setelah memberikan pertimbangan balik, akhirnya hasil dari assesment diumumkan berdasarkan urutan abjad.

“Jadi, yang kita kirim ke KASN untuk minta rekomendasi ada enam nama, bukan hanya tiga. Dan itu disusun berdasarkan abjad, yakni Agus Ririmase, Enrico Matitaputty, Fahmi Sallatalohy, Joy Adriaansz, Joppie Silano, dan Samuel Huwae,” ungkapnya.

Dikatakan, dalam waktu dekat ke enam nama akan dibawa ke KASN oleh Wakil Wali Kota bersama Pansel untuk mendapatkan rekomendasi.

Dan selanjutnya berdasarkan rekomendasi tersebut, dirinya selaku Pejabat Pembina Kepegawaian akan memilih siapa yang pantas menduduki jabatan Sekretaris Kota Ambon, menggantikan AG Latuheru.

“Otoritas ada di Wali Kota, karena itu saya tidak mau terlibat dan tidak intervensi, karena hasil terakhir saya yang beri keputusan, setelah saya konsultasi ke Wakil Wali Kota dan pihak–pihak lain,” terangnya.

Dijelaskan, tidak hanya Pansel, Tim Assessor dari Mabes Polri juga sepakat memunculkan enam nama, karena semuanya dinilai memiliki potensi yang sama sebagai calon Sekot.