Kepala Bapenda Merauke, Ir. Majinur. Foto-Getty/TN

TEROPONGNEWS.COM,MERAUKE – Pasar Wamanggu Merauke perlu dilakukan penataan kembali. Pasalnya, transaksi jual beli barang di luar Pasar Wamanggu tidak sesuai dengan tata letak pasar.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Merauke, Ir. Majinur membenarkan, masih ada aktifitas jual beli di luar Pasar Wamanggu meski sudah dilakukan penertiban. Alasan mendasar adalah kapasitas di dalam pasar sudah tidak memadai sehingga sangat sulit bagi petugas untuk menata penjual.

“Saya sudah perintahkan untuk membuat rencana dan melakukan penataan kembali, kemudian kita laporkan ke Pak Bupati. Seharusnya kita sudah punya pasar induk,” terang Majinur, Kamis (25/11).

Namun, lanjut Majinur rencana pasar induk masih tahap pengusulan dan perencanaan. Diawali dengan melihat hasil kajian jumlah pedagang yang ada. Kemudian hasil tersebut menjadi tolak ukur langkah lebih lanjut.

Dikatakan, dilihat dari swasebada pangan di Merauke cukup menjanjikan maka perlu menyiapkan kapasitas pasar yang besar. Terlebih lagi menjelang pemekaran Provinsi Papua Selatan (PPS), maka segala aspek sudah harus dipersiapkan termasuk adanya pasar yang representatif dan memadai.

“Sehingga tidak ada lagi yang tercecer di luar pasar. Semua pedagang tertata di dalam pasar,” tutur Majinur.

Berita lain untuk anda