Polisi lakukan oleh TKP terkait insiden peluru nyasar di rumah wartawan Maikel Djasman. Foto istimewa.

TEROPONGNEWS COM, SORONG- Peristiwa peluru nyasar di rumah, wartawan TVRI Papua, Maikel Djasman, di Jln.TPU Km.10, kota Sorong Papua Barat, mendapat tanggapan serius Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Papua Barat, Chanry Andrew Suripatty, Sabtu (16/10/2021).

Menurutnya insiden yang menimpak Wakil Ketua IJTI Pengda Papua Barat itu, mengakibatkan rasa trauma yang mendalam terhadap istri dan anak-anaknya.

Kejadian yang diketahui terjadi saat dia dan keluarga istirahat siang, sekitar pukul 14.30 WIT. Menurut Chanry perlu disikapi serius oleh pihak berwajib dalam hal ini Polres Sorong Kota.

Atas peristiwa ini, pihak IJTI Pengda Papua Barat meminta pihak Kepolisian untuk dapat mengusut tuntas Kasus Peluru Nyasar tersebut.

” Kami berharap pihak Kepolisian dapat mengusut tuntas kasus tersebut, rekan-rekan IJTI Pengda Papua Barat sudah bersama-sama dengan saudara Djasman dampingi di Polsek dan ada juga yang saya perintahkan untuk dampingi Pihak keluarga di rumah,” tegas Ketua IJTI Pengda Papua Barat, Chanry Andrew Suripatty.

Dari informasi awal yang didapatkan, menurut Chanry, diduga ada tindakan kepolisian terhadap pelaku kejahatan di sekitar rumah Wakil Ketua IJTI Pengda Papua Barat, namun berimbas adanya peluru Nyasar.

“Keselamatan penduduk sekitar lokasi juga wajib menjadi perhatian pihak Kepolisian dalam melakukan penindakan Hukum, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini,” jelasnya.

Ia pun berharap ada kepastian informasi dari pihak Kepolisian setelah melakukan penyelidikan terkait peluru nyasar tersebut, agar keluarga Wakil Ketua IJTI Papua Barat, Maikel Djasman, bersama warga sekitar merasa aman dan tidak merasa resah.

Berita lain untuk anda