Yohanes Bleskadit: NKRI Harga Mati

TEROPONGNEWS.COM, MAYBRAT – Menyambut dirgahayu Republik Indonesia yang ke 76 adalah komentum untuk menggelorakan semangat nasionalisme. Demikian tersirat dari pernyataan kepala distrik Ayamaru Barat kabupaten Maybrat, Papua barat, Yohanes Bleskadit SP kepada media ini yang patut dijadikan tauladan bagi pejabat lainya.

Menurutnya, sebagai kepala distrik mendukung NKRI adalah harga mati. “Saya pernah menjabat sebagai kepala distrik pada tahun 2019 dan saya orang pertama yang membawa bendera merah putih masuk ke hutan cari warga masyarakat untuk bawa pulang ke kampung untuk tinggal di kampung” tuturnya kepada Teropongnews.com, Minggu (8/8/2021).

Yohanis Bleskadit menjelaskan alasan dirinya mendukung NKRI harga mati dan mendukung Otsus jilid II karena NKRI sudah membuat kemajuan diberbagai bidang seperti bidang pembangunan, pendidikan, keuangan, kesehatan serta memberikan kesejahteraan bagi warga masyarakat Papua dan terlebih khusus masyarakat di Kabupaten Maybrat menuju 20 tahun ke depan sudah sangat luar biasa.

“Apa bila kita minta merdeka maka kita akan sama seperti negara-negara yang sudah merdeka seperti PNG dan Afrika yang selama ini mereka tidak maju berkembang, kemudian tidak bisa dihargai adat dan budaya mereka, Generasi muda dipengaruhi oleh Narkoba,”ujar Yohanes Bleskadit,

Bleskadit juga mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah pusat untuk pemekaran kabupaten Maybrat sau dan Provinsi Papua Barat Daya.

Untuk memprigati HUT RI ke-76 tahun 2021 distrik Ayamaru Barat akan mengisi dengan berbagai kegiatan diantaranya, bakti sosial, pemasangan umbul-umbul, baliho ucapan selamat ulang tahun HUT RI ke -76 tahun 2021 dan ada juga kegiatan olahraga bagi anak-anak seperti lompat lari karung dan gigit sendok.

Yohanes Bleskadit berharap kepada seluruh masyarakat Ddstrik Ayamaru Barat tetap menjaga protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak, cuci tangan dengan air mengalir, dan jaga imunitas tubuh untuk hadapi pandemi Covid-19.