Yan Christian Warinussy, SH, Direktur LP3BH Manokwari. Foto ist.

TEROPONGNEWS.COM, MAYBRAT- Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Cristian Warinussy SH meminta agar Kapolda Papua Barat Irjen Pol Drs.Tornagogo Sihombing dan jajarannya segera melakukan langkah penegakan Hukum dalam peristiwa dugaan penembakan terhadap kendaraan mobil milik Kapolres Persiapan Maybrat Kompol Bernadus Okoka, SE .

menurutnya, mekanisme Hukum di dalam UU RI No.8 Tahun 1981 Tentang Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Langkah melakukan penyelidikan yang tengah dimulai polisi adalah merupakan langkah penegakan Hukum yang benar dan proporsional,” ujar Warinussy, Rabu (12/5/2021).

“untuk kepentingan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), maka porsi pertama dan utama mesti dipercayakan kepada aparat Polisi untuk mengolah TKP tersebut. Termasuk menyelidiki bekas tembakan pada kaca spion maupun body mobil tersebut.

Termasuk berupaya keras dapat memperoleh selonsong peluru. Semua ini penting untuk mengungkap lebih jauh motif dan jenis senjata yang digunakan hingga menemukan ciri-ciri pelakunya”kata Warinussy.

Memang cukup mengherankan, karena selama ini ceritera mengenai dugaan penembakan terhadap kendaraan aparat polisi/TNI hanya terjadi di kawasan Pegunungan Tengah, Provinsi Papua saja. Sehingga kejadian yang menurut berita di jembatan dekat pertigaan Aifat Timur Jauh cukup mengagetkan.

Bagaimanapun kondisi keamanan di Provinsi Papua Barat relatif aman dan tenang. Sehingga kejadian yang menimpa pak Kapolsek Persiapan Maybrat ini sungguh membuat kami kaget dan bertanya-tanya. Kiranya masyarakat sipil (adat) di Distrik Aifat Timur senantiasa diberi perlindungan Hukum oleh Negara,”pungkasnya.

Berita lain untuk anda