Warga Makassar membludak di Mall Panakukkang, untuk membeli barang-barang kebutuhan Lebaran, tanpa memperhatikan protokol kesehatan. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Sejumlah pusat perbelanjaan seperti mall dan toko fashion mulai dipadati pembeli. Sama halnya terjadi di Makassar, Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Ini terlihat di salah satu mall terbesar di Kota Makassar, yakni Panakukkang

Dari beberapa video dan foto yang beredar di media sosial, tampak antusiasme dan kerumunan masyarakat berbelanja jelang lebaran. Padahal, saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

Menanggapi kejadian tersebut, PLT Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyesalkan kejadian itu. Menurutnya, pengelola ataupun penanggungjawab mall ataupun toko harus memperhatikan kapasitas pengunjung.

“Saat ini masih pandemi Covid-19, jadi harusnya pihak pengelola mall ataupun toko (fashion) bisa membatasi pengunjung yang masuk dengan maksimal kapasitas 50 persen pengunjung, mengatur jarak pengunjung, memakai masker, serta ada pengukuran suhu tubuh,” katanya kepada wartawan, Senin (3/5/2021).

Dia pun telah menginstruksikan tim gabungan yang terdiri dari aparat TNI, Polri dan Satpol PP, untuk turun melihat dan memantau langsung titik-titik yang bisa berdampak keramaian.

“Kita telah kerahkan petugas pengamanan ke lokasi, serta telah koordinasi dengan Pak Kapolda untuk pengaturan arus kendaraan pengunjung sistem buka tutup ke pusat keramaian, demi menjaga pengunjung maksimal 50 persen,” terangnya.

“Jadi, kendaraan pengunjung akan kita alihkan sesuai kontrol tetap 50 persen di pusat keramaian, juga akan kita jaga pintu masuk mall, pasar dan pusat keramaian lainnya, dengan sistem buka tutup arus pengunjung dan parkiran,” sambungnya.

Nantinya, jika ditemukan adanya pusat perbelanjaan yang mengabaikan protokol kesehatan, kata dia, akan diberikan sanksi tegas kepada pemiliknya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Mall Panakukkang, Minggu (2/5/2021) malam, dengan paksa membubarkan kerumunan warga yang sedang berbelanja kebutuhan Lebaran. Wali Kota khawatir, Makassar akan sama seperti India.

Berita lain untuk anda