TEROPONGNEWS.COM, KUPANG – Pakar Lahan Kering Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Zeth Malelak mengkritik dan menyentil soal banyaknya proyek penggalian yang sedang berlangsung di Kota Kupang.

“Ini menjadi penyebab adanya gangguan terhadap tanaman. Jadi bisa terjadi ada akar yang terputus di dalam, saat tanaman sedang tumbuh,” kata Zeth lewat rilisnya yang diterima Teropongnews.com, Senin (2/11/2020).

Namun, menurut dia, ada beberapa tanaman dengan daya tumbuh yang cukup bagus seperti tambaring Belanda di jalan depan Inaboi, yang hampir 100 persen tumbuh. Tanaman ini punya daya tumbuh yang bagus.

“Pemilihan tanaman sudah cukup hebat, apalagi flamboyan ini menggambarkan tingkat kehebatan Pak Wali Kota, untuk menciptakan kota yang indah. Karena Kota Kupang memang terkenal denga Kota Flamboyan,” kata Zeth.

Ia juga menyarankan, agar pemerintah memperbanyak hutan kota. Ia mengakui, program ini sulit, namun untuk menjaga lingkungan tetap nyaman maka harus dilaksanakan.

“Program ini harus jalan karena tingkat kelembaban kita makin hari makin menurun. Tetap menanam dengan tanaman hutan, tapi tingkat kerapatannya lebih diperkecil lagi,” kata Zeth.

Berita lain untuk anda