KPU Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar simulasi tentang protokol kesehatan Covid-19, saat Pilkada Serentak 9 Desember 2020, Selasa (3/11/20). Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, MANADO – Ketua KPU RI, Ilham Saputra mengatakan, simulasi protokol kesehatan yang dilakukan KPU Provinsi Sulawesi Utara kemarin, merupakan bagian dari sosialisasi. Ini penting, agar masyarakat merasa aman datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), sehingga dapat mencapai target pemilih 77,5 persen.

Lebih lanjut Ilham menyatakan, siap untuk diawasi, dipantau dan diberikan masukan dalam proses penyelenggaraan Pilkada.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk penyelenggaraan Pilkada dengan baik dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang ada,” tandasnya lewat siaran persnya yang diterima Teropongnews.com, Rabh (4/11/2020).

Diketahui, dalam simulasi yang dilakukan kemarin, juga dilakukan simulasi atas kejadian-kejadian khusus, seperti adanya Pemilih yang memiliki suhu badan lebih dari 37,3°c, diberlakukan protokol kesehatan ketat yaitu didampingi oleh Petugas yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, dan disediakan bilik khusus untuk tempat pencoblosan kertas suara. Selesai memilih, petugas tersebut dan bilik khusus langsung diberikan semprotan disinfektan.

Terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020, Pjs. Gubernur Sulut, Agus Fatoni menyatakan, jika protokol kesehatan tetap diterapkan selama proses Pilkada. Bahkan Pilkada ini dijadikan momentum untuk menurunkan angka Covid-19.

Hal ini terjadi berkat sumbangsih para pasangan calon yang secara langsung membagikan APD kepada masyarakat, demi membantu menurunkan penularan Covid-19.

Fatoni mengajak seluruh masyarakat, untuk dapat berpartisipasi dalam mensukseskan pilkada tersebut.

“Mari kita semua ikut berpartisipasi dan menggunakan hak pilih kita dengan sebaik-baiknya dalam rangka mensukseskan Pilkada dan tetap menjaga suasana yang kondusif, aman, damai dan tentram,” harapnya.

Berita lain untuk anda