Abdul Faris Umlati melakukan peletakan batu pertama pembangunan pagar gedung gereja bakal jemaat Yordan Waibon. Foto Wim/TN.

TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT- Bakal Jemaat GKI Yordan Waibon Klasis Raja Ampat Tengah, merasa bersyukur atas perhatian pemerintah Raja Ampat yang telah memberikan bantuan pembangunan pagar gedung gereja GKI Yordan Waibon.

“Kita patut naikan syukur kepada Tuhan dan berterimakasih kepada pemerintah Raja Ampat, dimana telah memberikan perhatian penuh kepada Bakal Jemaat Yordan Waibon, dan kami diberikan bantuan pembangunan pagar gedung gereja,” ujar Ketua Klasis GKI Raja Ampat Tengah, Pdt. Y.P Tuarissa, S.Th, Sabtu (7/11/2020).

Ketua Klasis berharap, kedepan pemerintah Raja Ampat juga dapat memperhatikan gedung gereja GKI Yordan Waibon yang semi permanen itu, menjadi gedung gereja yang representatif.

“Kami warga bakal jemaat GKI Yordan Waibon, senantiasa berdoa kepada Tuhan, agar bapak Abdul Faris Umlati, kembali pimpin kabupaten Raja Ampat di periode kedua. Bapak AFU sudah banyak berbuat untuk denominasi gereja di tanah Raja-Raja ini, kami yakin bapak AFU dipilih Tuhan untuk memoerhatikan gereja-grreja di Raja Ampat, termasuk di wilayah Klasis GKI Raja Ampat Tengah,” terangnya.

Menyingung terkait pelaksanaan Pilkada di Raja Ampat. Kata Pdt. Tuarissa, Badan Pekerja Sinode GKI di Tanah Papua, melalui ketua umum (Ketum) Pdt. Andrikus Mofu, M.Th, dimana dari Sinode, Klasis sampai ke jemaat-jemaat, diarahkan untuk mendukung sepenuhnya pasangan Faris-ORI di Pilkada Raja Ampat.

“Kami dari pihak gereja, mulai dari Sinode, Klasis dan Jemaat memberikan dukungan penuh kepada bapak Faris Umlati. Jika Sinode sudah berikan dukungan penuh, itu artinya ada alasan tertentu kenapa sinode GKI mendukung pasangan Faris-ORI. karena selama periode pertama bapak AFU dengan komitmennya, beliau telah membangun sebagian besar gedung gereja di Raja Ampat,” jelasnya.

“Jadi, mari bapak ibu masyarakat dan jemaat kampung Waibon, tanggal Sembilan Desember itu, kita jatuhkan pilihan kita di bilik suara kepada pasangan tunggal yaitu pasangan bapak Faris dan ORI. Tidak ada pasangan lain, cuman bapak AFU dan ORI,” lanjutnya dengan tegas.Sementara itu, calon bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, mengatakan pembangunan pagar gedung gereja bakal jemaat Yordan Waibon ini, sudah pasti akan ditopang oleh pemerintah Raja Ampat hingga selesai pembangunan.

“Pada malam hari ini khususnya bakal jemaat Yordan Waibon, harus menjadi sukacita, karena hari ini jemaat boleh mendapat sebuah berkat lewat pembangunan pagar gereja. Sudah barang tentu pemerintah daerah akan menopang pembangunannya sampai selesai. Saya pribadi malam hari sumbang 100 sak semen,” tegas Abdul Faris Umlati.

Faris Umlati juga mengucapkan terimakasih kepada Sinode GKI di Tanah Papua, atas dukungannya kepada dirinya bersama calon wakil bupati Orideko I Burdam.Sementara itu ketua panitia pembangunan pagar bakal jemaat GKI Yordan Waibon, Abdul Wahab Warwey, mengatakan, warga jemaat punya tanggungjawab bersama untuk membangun pagar ini.

“Kalau hari ini sudah meletakan batu pertama, namun pembangunannya yang belum selesai. Oleh sebab itu saya mengajak bapak ibu jemaat saling bekerja sama untuk membangun pagar gereja guna mengembangkan pelayanan gereja semakin maju kedepan,” kata Tanjung, sapaan Abdul Faris Umlati.

Kalau kita berbicara tentang dukung mendukung, kata Tanjung, Abdul Faris Umlati, sebagai calon bupati Raja Ampat sekaligus bupati aktif, selalu mengsuport warga masyarakat Raja Ampat, termasuk masyarakat dan jemaat di kampung Waibon.

Berita lain untuk anda