Jembatan Teluk Kendari yang saat ini menjadi ikon baru, bagi masyarakat di Sulawesi Tenggara khususnya Kota Kendari. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, KENDARI – Setelah diresmikan Presiden RI Joko Widodo, jembatan Teluk Kendari terus dikunjungi warga metro yang ingin melihat langsung kemegahan jembatan sepanjang 1,34 kilo meter ini.

Jembatan Teluk Kendari telah menjadi ikon baru bagi masyarakat Sulawesi Tenggara khususnya Kota Kendari. Untuk itu, penting bagi seluruh elemen masyarakat, untuk menjaga dan merawat, serta tidak merusak keindahan Jembatan Teluk Kendari.

Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain K mengimbau seluruh warga Kota Kendari untuk bersama sama-sama, bahu membahu memelihara dan merawat jembatan Teluk Kendari, sehingga dapat dinikmati dalam jangka waktu yang panjang.

Menurutnya, peran seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keindahan, dan tidak merusak fasilitas yang ada di jembatan Teluk Kendari, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.

“Memang sudah ada instansi dan pihak yang telah ditugaskan untuk memelihara dan merawat jembatan, akan tetapi jika kita turut andil didalamnya, maka akan jauh lebih baik. Paling tidak dengan menjaga kebersihan di sekitar Jembatan Teluk Kendari, begitu juga jika ada aktivitas pengrusakan untuk dapat menginformasikan kepada pihak keamanan,“ kata Sulkarnain lewat siaran pers yang diterima Teropongnews.com, di Ambon, Senin (26/10/2020).

Dia menambahkan, Jembatan Teluk Kendari dibuat untuk mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi Kota Kendari, terutama kemudahan dan kelancaran arus trasportasi baik barang maupun orang.

“Kita berharap dengan kehadiran jembatan ini akan menghadirkan keadilan bagi kiaata semua, sehingga pembangunan di Kota Kendari jadi merata,” tandas Wali Kota.

Sebelumnya pemerintah memberikan waktu selama seminggu pada warga untuk memanfaatkan Jembatan Teluk Kendari untuk kepentingan berfoto, joging atau kepentingan lainnya, sebelum digunakan sebagaimana fungsinya.

Berita lain untuk anda