Berita

Polsek Sorong Kota Bekuk 3 Pelaku Curanmor, 2 Masih Dibawah Umur

×

Polsek Sorong Kota Bekuk 3 Pelaku Curanmor, 2 Masih Dibawah Umur

Sebarkan artikel ini

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Polsek Sorong Kota membekuk tiga orang pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang sering beraksi di wilayah Sorong Kota. Masing-masing pelaku berinisial DA (20), AK (17), dan MR (16).

Kapolsek Sorong Kota, Kompol Muhammad Salim Nurlily mengatakan bahwa pengungkapan berawal saat pihaknya mengamankan salah satu teman pelaku yang sedang mengisi bensin di SPBU kilometer 9, Senin (5/10/2020).

Selanjutnya, anggota melakukan pengembangan dan akhirnya berhasil mengamankan dua orang tersangka di salah satu kos-kosan di KM. 10 masuk, Selasa (6/10/2020).

“Kami berhasil mengamankan dua orang pelaku yang diduga pernah melakukan pencurian Motor Matic Yamaha Mio di jalan Viktori pada 29 September 2020 lalu, “ujar Salim lewat sambung telepon, Selasa (6/10/2020).

Salim mengatakan, setelah melakukan interogasi, kedua pelaku mengaku telah mencuri motor tersebut kemudian menjualnya di bengkel motor yang terletak di jalan Selat Obi KPR BTN KM.9, 5 Kelurahan Klasabi, Kota Sorong.

“Berdasarkan keterangan dari tersangka, kita langsung mendatangi bengkel yang dimaksud. Pemilik bengkel diduga sering membeli motor hasil curian. Namun ketika yang bersangkutan meminta ijin mengganti baju untuk dibawah ke Polsek, dia langsung melarikan diri lewat belakang bengkel,”jelas Salim.

Sayangnya, sambung Salim, setelah melarikan diri pemilik bengkel tidak berhasil ditemukan oleh petugas. Selanjutnya, petugas lansung membawa barang bukti 3 unit Motor yang diduga hasil curian di Polsek Sorong Kota.

“Bengkel tersebut kita beri police line guna pengembangan dan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara para pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kita akan terus melakukan pencarian barang bukti yang sudah tidak ada di bengkel tersebut .Diduga telah dijual atau dipindah tangankan,”ucap Salim.

Salim menambahkan, adapun tiga unit motor yang sudah diamankan, salah satunya merupakan motor dinas milik TNI merek Honda Mega Pro.

“Sudah dilakukan koordinasi dengan piket POM dan motor dinas tersebut telah diambil identitas oleh piket POM untuk kemudian dilaporkan ke pimpinannya, “pungkas Salim.